Kediri, serayunusantara.com – Babinsa Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Serka Aris Nugroho, ikut mengamankan sekaligus membantu evakuasi seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) perempuan yang mengamuk di lingkungan tempat tinggalnya, Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
ODGJ tersebut diketahui bernama Erna (38), warga RT 12 RW 04 Lingkungan Kresek, Kelurahan Tempurejo. Dalam penanganan tersebut, Serka Aris Nugroho yang merupakan anggota Koramil 02 Pesantren/Kodim 0809 Kediri, berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas (BKTM), Tim Reaksi Cepat (TRC), serta bidan desa setempat.
“Kita mendapatkan laporan dari warga jika yang bersangkutan mengamuk dan mengancam orang tuanya,” ucap Serka Aris Nugroho.
Setelah dilakukan koordinasi dan tindakan di lapangan, petugas berhasil melumpuhkan Erna beserta pisau yang digunakan untuk mengancam.
“Kami lakukan langkah sigap dan bisa melumpuhkan perempuan itu,” lanjutnya.
Baca Juga: Warga Tiron Banyakan Kediri Demo Tuntut Transparasi Tukar Guling Tanah Kas Desa
Usai diamankan, Erna langsung mendapatkan penanganan medis awal dari bidan desa. Selanjutnya, ia dirujuk ke RS Bhayangkara menggunakan mobil siaga Kelurahan Tempurejo untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
“Yang bersangkutan harus mendapatkan perawatan di RS karena dibutuhkan sarpras yang memadai,” tutur Serka Aris.
Sementara itu, Budi, salah satu warga sekitar, mengaku lega dan bersyukur karena Erna akhirnya mendapatkan penanganan medis. Menurutnya, dalam kurun waktu sebulan terakhir, Erna tidak mengonsumsi obat yang biasa diminumnya.
“Dari informasi Erna sudah tidak minum obat, mungkin obatnya telah habis,” ungkap Budi.
Terpisah, Danramil 02 Pesantren/Kodim 0809 Kediri, Kapten Inf Dwi Agus Harianto, mengapresiasi kinerja anggotanya yang telah melaksanakan tugas kemanusiaan sesuai amanat Undang-Undang TNI.
“Wajib dilaksanakan seorang prajurit dalam mengemban tugas kemanusiaan termasuk kesulitan di masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Warga Tiron Banyakan Kediri Demo Tuntut Transparasi Tukar Guling Tanah Kas Desa
Ia menegaskan, peran Babinsa dalam membantu kesulitan masyarakat merupakan wujud kepedulian TNI dalam pelayanan kemasyarakatan, khususnya pada kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Contohnya membantu tenaga medis dan pemerintah kelurahan dalam penanganan dan evakuasi ODGJ,” tandas Kapten Dwi Agus.
Selain itu, Babinsa juga diharapkan dapat mendampingi petugas medis dari puskesmas maupun dinas kesehatan dalam kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kepada keluarga serta masyarakat terkait pentingnya penanganan kesehatan jiwa.
“Penting kiranya prajurit yang ada di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman bagi petugas dan pasien ODGJ juga mendapatkan penanganan yang layak, manusiawi, dan berkelanjungan,” pungkas Kapten Inf Dwi Agus Harianto. (Samsul/ha)







