Jakarta, serayunusantara.com – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa (PEID), Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (3/2). Dalam kesempatan tersebut, Wabup Malang yang akrab disapa Bu Nyai Lathifah diterima langsung oleh Direktur Jenderal PEID, Dr. H. Tabrani, M.Pd.
Pertemuan itu membahas peluang pengembangan program hilirisasi kelapa di Kabupaten Malang. Dirjen PEID menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi koordinasi dengan Kementerian Pertanian RI guna mendorong realisasi program tersebut. “Alhamdulillah, Bapak Dirjen menyampaikan kesiapan untuk mengakseskan sejumlah program, salah satunya hilirisasi kelapa melalui Kementerian Pertanian,” ungkap Lathifah.
Kemendes PDT diketahui memiliki peran strategis dalam menjalin sinergi dengan berbagai kementerian teknis, termasuk Kementerian Pertanian. Kabupaten Malang sendiri memiliki potensi komoditas kelapa yang besar, namun pengembangannya selama ini masih belum optimal. Salah satu langkah yang dinilai penting adalah program replanting atau peremajaan tanaman kelapa tua dan tidak produktif dengan bibit unggul guna meningkatkan kembali produktivitas. Program ini mencakup tahapan penumbangan, pembersihan lahan, hingga penanaman kembali.
Baca Juga: Kabupaten Malang Jadi Lokasi Pilot Project Nasional, Realistis?
Wabup Malang menambahkan bahwa program tersebut akan dilaksanakan melalui skema kemitraan yang disertai pendampingan hingga adanya offtaker. Dengan demikian, hasil kelapa petani dapat terserap dengan harga yang layak. Bahkan, ke depan dimungkinkan adanya pengolahan bahan baku kelapa menjadi produk turunan seperti santan (coconut milk) agar nilai tambah dan daya jual komoditas kelapa semakin meningkat. (Ke/ha)







