Kediri, serayunusantara.com — Sorot lampu sirkuit non-permanen di Kediri menjadi saksi ketatnya persaingan para racer terbaik dalam tajuk Final Matapanah Cup Race (MCR) 2026.
Sejak sesi kualifikasi hingga Sprint Race, persaingan di kelas-kelas utama berlangsung dramatis. Para pembalap papan atas saling adu mekanik dan strategi demi mengamankan poin krusial di seri pamungkas ini, Sabtu (07/02/2026).
Ajang ini tidak hanya menyajikan adu kecepatan, tetapi juga ketahanan fisik dan konsentrasi tinggi karena karakter lintasan yang teknikal.
Hasil Sprint Race menunjukkan dominasi beberapa tim besar yang sukses melakukan set-up motor secara akurat, membuat catatan waktu para pembalap terpaut sangat tipis.
Penonton yang memadati pinggir lintasan disuguhi aksi overtaking berisiko tinggi yang memacu adrenalin.
Robert (46), seorang pencinta otomotif yang hadir langsung di lokasi, tampak sangat antusias melihat bibit-bibit muda balap Indonesia.
Baca Juga: Persik Kediri Tekuk Dewa United 2-1, Marcelo Rospide: Pemain Bertarung Bak Macan Lapar!
“Luar biasa persaingannya, kualifikasi tadi saja sudah sangat ketat. Mari kita dukung terus event legal seperti ini supaya tidak ada lagi balap liar di jalan raya,” tuturnya sambil mengamati motor di area paddock.
Data hasil kualifikasi menempatkan sejumlah nama unggulan di pole position, yang memberikan mereka keuntungan strategis untuk sesi Main Race besok.
Panitia mencatat antusiasme peserta tahun ini meningkat tajam, terbukti dari penuhnya grid di hampir semua kelas, mulai dari kelas Matik hingga Bebek Tune-up.
Gelaran Final MCR Kediri ini diharapkan menjadi barometer perkembangan industri balap motor di Jawa Timur.
Dengan hasil Sprint Race yang sudah keluar, tensi persaingan dipastikan akan semakin memuncak pada balapan utama esok hari untuk menentukan siapa yang layak menyandang gelar juara umum musim ini. (Fis/Serayu)



















