Surabaya, serayunusantara.com – 5 April 2025 Pasca perayaan Idul Fitri 1446 H, arus balik di wilayah Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menunjukkan tren signifikan. Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya mencatat dalam tiga hari terakhir (2-4 April 2025), jumlah penumpang yang tiba di stasiun-stasiun wilayah ini jauh lebih tinggi dibandingkan yang berangkat, mengindikasikan kebiasaan pemudik yang memilih pulang lebih awal.
Berikut rincian pergerakan penumpang:
– 2 April: 22.933 penumpang berangkat vs 24.054 tiba
– 3 April: 22.134 berangkat vs 26.176 tiba
– 4 April (hingga pukul 09.00 WIB): 19.076 berangkat vs 26.760 tiba
Baca Juga: KAI Daop 8 Surabaya Pastikan Distribusi BBM Lancar untuk Dukung Mudik Lebaran 2025
Menurut Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, tren ini diprediksi bertahan hingga Minggu (6/4/2025). Mayoritas penumpang tiba melalui KA Ambarawa Ekspres (Semarang Poncol-Surabaya Pasarturi), KA Sancaka (Yogyakarta-Surabaya Gubeng), dan KA Mutiara Timur (Ketapang Banyuwangi-Surabaya Gubeng).
Stasiun besar seperti Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang menjadi titik fokus kedatangan pemudik yang kembali dari kampung halaman untuk melanjutkan aktivitas kerja atau sekolah.
Untuk menghadapi lonjakan ini, KAI Daop 8 mengoptimalkan:
– Koordinasi dengan petugas keamanan (TNI/Polri)
– Dukungan relawan Satgas Pramuka dan komunitas kereta api
– Pemantauan ketat layanan operasional guna menjamin kenyamanan dan keselamatan penumpang
“Kami apresiasi kepercayaan masyarakat dan semua pihak yang mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2025. Harapan kami, seluruh penumpang tiba dengan selamat dan membawa kenangan perjalanan yang positif,” ungkap perwakilan KAI Daop 8. (Ha/serayu)