Aspal Membara! Simak Tips Aman Berkendara Saat Cuaca Panas Terik Demi Keselamatan di Jalan

Blitar, serayunusantara.com — Cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Blitar dan sekitarnya belakangan ini tidak hanya berdampak pada kesehatan manusia, tetapi juga pada keselamatan berkendara.

Suhu aspal yang tinggi dan paparan sinar matahari langsung dapat menurunkan konsentrasi pengendara serta memicu kerusakan teknis pada kendaraan secara mendadak.

Menghadapi kondisi ini, para pengendara diimbau untuk lebih waspada dan melakukan persiapan ekstra sebelum menempuh perjalanan.

Aiptu Sugeng, seorang petugas Satlantas yang bertugas di lapangan, memberikan beberapa tips krusial bagi para pengguna jalan.

Ia menjelaskan, Pertama, cek tekanan ban. Udara di dalam ban akan memuai saat panas terik, jika tekanan terlalu tinggi bisa berisiko pecah ban.

Baca Juga: Mengapa Pakaian Hitam Kurang Cocok Dipakai Saat Siang Terik?

“Kedua, pengendara motor wajib menggunakan perlengkapan pelindung seperti jaket tipis namun tertutup, sarung tangan, dan helm dengan kaca gelap guna mengurangi dehidrasi serta kelelahan mata akibat silau matahari,” tutur Aiptu Sugeng di sela-sela pengaturan lalu lintas.

Selain faktor kendaraan, faktor fisik pengendara menjadi hal utama yang ditekankan. Bambang (45), seorang pengendara ojek daring yang sehari-hari bekerja di bawah terik matahari, membagikan pengalamannya menjaga fokus.

Menurutnya, kuncinya jangan dipaksa. Kalau kepala sudah terasa nyut-nyutan atau mata perih karena panas, lebih baik menepi di bawah pohon atau emperan toko selama 10-15 menit.

“Minum air yang cukup itu wajib, karena kalau sudah dehidrasi, fokus kita hilang dan itu sangat berbahaya di jalan raya yang padat,” kata Bambang.

Dengan persiapan yang matang, risiko kecelakaan akibat faktor cuaca dapat diminimalisir secara signifikan. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *