Awal Tahun, Wabup Malang Jajaki Program ke Kementerian PPN/Bappenas

Jakarta, serayunusantara.com – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, mengawali tahun dengan audiensi dan penjajakan program di Kementerian PPN/Bappenas RI, Jakarta, Selasa (7/1) pagi. Pertemuan berlangsung di Ruang SS 1 dan dihadiri jajaran deputi lintas sektor strategis.

Bu Nyai Lathifah menyampaikan audiensi tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Salah satunya pengembangan wisata di Kecamatan Poncokusumo, khususnya Desa Ngadas dan Desa Gubukklakah, yang akan segera diajukan untuk mendapatkan Keputusan Presiden (Keppres).

Selain itu, Desa Ketindan di Kecamatan Lawang direncanakan sebagai desa tematik. Program ini diharapkan mampu mendorong penguatan ekonomi lokal dan pengembangan kawasan berbasis potensi desa.

Pada sektor perikanan, Kementerian PPN/Bappenas akan memproses dua usulan tambahan Kampung Nelayan tahap kedua. Wabup Malang berkomitmen segera menyelesaikan kendala administrasi agar usulan tersebut dapat segera diajukan kembali.

Baca Juga: Ada Peninjauannya Garam Tunnel di Pantai Modangan Malang

Bu Nyai Lathifah menargetkan pada tahun 2026 Kabupaten Malang memiliki tiga Kampung Nelayan, termasuk Desa Pujiharjo. Hal ini sejalan dengan upaya mendukung program prioritas Presiden di bidang perikanan.

Sementara di sektor pendidikan, Kementerian PPN/Bappenas berupaya memenuhi kuota program revitalisasi sekolah bagi Kabupaten Malang. Bahkan terdapat peluang penambahan kuota setelah sebelumnya terancam kehilangan puluhan alokasi.

Sebagai tindak lanjut, awal Februari mendatang Wabup Malang akan mengajak Bappeda serta sejumlah OPD terkait. Langkah ini dilakukan untuk memfinalisasi secara detail program-program di Kementerian PPN/Bappenas. (Ke/ha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *