Jakarta, serayunusantara.com – Pemerintah Indonesia mulai mencari sumber baru bahan baku plastik dari sejumlah negara sebagai langkah mengatasi lonjakan harga akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menyampaikan bahwa Indonesia telah menjajaki pasokan dari tiga negara, yakni Afrika, India, dan Amerika Serikat. Saat ini, proses impor dari ketiga negara tersebut sedang berjalan dan tinggal menunggu kedatangan barang.
Baca Juga: Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Packing Koi di Blitar Melonjak Tajam hingga 60 Persen
Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan bahan baku di dalam negeri sekaligus menekan kenaikan harga yang terjadi belakangan ini.
“Kita sudah proses impor dari India, Amerika, dan Afrika. Tinggal menunggu waktu karena masih dalam tahap pengiriman dan pemanfaatan stok yang ada,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Pemerintah berharap tambahan pasokan tersebut dapat segera masuk sehingga mampu menambah stok dalam negeri dan membantu menurunkan harga plastik secara bertahap, bahkan diharapkan mulai terasa dalam waktu dekat.
Baca Juga: Harga Botol Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Dampak Rantai Pasok Global Mulai Terasa di UMKM
Selain tiga negara tersebut, pemerintah juga terus membuka peluang kerja sama dengan negara lain guna memastikan kebutuhan bahan baku plastik tetap terpenuhi di tengah kondisi krisis global.
Selama ini, Indonesia memang banyak bergantung pada pasokan dari Timur Tengah. Namun, situasi geopolitik yang memanas membuat pemerintah harus mencari alternatif sumber baru agar rantai pasok tetap stabil. (San)



















