Deflasi Januari 2026 Menghunjam Dalam: BPS dan TPID Kota Kediri Siapkan Langkah Strategis Pencegahan

Kediri, serayunusantara.com — Kota Kediri mencatatkan angka deflasi yang cukup dalam pada pembukaan tahun, Januari 2026. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren penurunan harga yang lebih tajam dibandingkan periode sebelumnya, yang dipicu oleh melimpahnya stok pangan di pasar.

Merespons kondisi tersebut, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri langsung tancap gas menyiapkan langkah-langkah pencegahan guna menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan daya beli masyarakat tetap sehat tanpa merugikan para produsen, Selasa (03/02/2026).

Pihak BPS menjelaskan bahwa meskipun penurunan harga tampak menguntungkan konsumen di jangka pendek, deflasi yang terlalu dalam bisa menjadi sinyal perlambatan ekonomi jika tidak segera dimitigasi.

Oleh karena itu, TPID kini berfokus pada penguatan rantai pasok dan koordinasi antarwilayah guna memastikan distribusi komoditas tetap merata dan harga di tingkat petani tidak terjun bebas.

Sudarman (45), seorang pelaku usaha ritel di Kota Kediri, memberikan pandangannya terkait situasi pasar saat ini.

Baca Juga: Sinergi Pembangunan: Pemkot Kediri Selaraskan Program Pusat Demi Kesejahteraan Masyarakat

“Harga barang yang turun memang membantu pengeluaran rumah tangga, tapi bagi kami pedagang, ini tantangan untuk menjaga perputaran modal,” ungkapnya.

Selain melakukan pemantauan harga secara real-time, TPID Kota Kediri juga berencana memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pola belanja bijak.

Langkah ini diambil untuk menghindari spekulasi pasar yang bisa memperburuk kondisi deflasi maupun memicu inflasi mendadak di kemudian hari.

Dengan kesiapsiagaan BPS dan TPID dalam memetakan risiko ekonomi sejak awal tahun, Kota Kediri optimis dapat menjaga keseimbangan neraca perdagangan daerah.

Tujuannya jelas: menciptakan iklim ekonomi yang menguntungkan bagi konsumen sekaligus melindungi kesejahteraan para petani dan pedagang lokal. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *