Kediri, serayunusantara.com — Perkembangan lembaga keuangan berbasis syariah di Kota Kediri mendapatkan sorotan positif. Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian KSPPS BMT NU Kota Kediri.
Lembaga ini dinilai berhasil menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam memperkuat ekosistem ekonomi umat, khususnya dalam memberikan akses permodalan bagi pelaku usaha kecil dan menengah di wilayah Kediri, Sabtu (31/02/2026).
Pertumbuhan BMT NU ini terlihat dari peningkatan jumlah aset dan kepercayaan anggota yang terus bertumbuh setiap tahunnya.
Kehadiran lembaga keuangan ini dianggap menjadi solusi konkret di tengah tantangan ekonomi modern, dengan tetap memegang teguh prinsip-prinsip syariah.
Qowimuddin menegaskan bahwa kemandirian ekonomi organisasi dan warga tidak bisa dilepaskan dari peran aktif lembaga keuangan yang sehat dan akuntabel.
Qowimuddin juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat sebagai aset utama lembaga.
“Keberhasilan BMT NU mengelola dana umat dengan profesional adalah bukti bahwa ekonomi syariah bisa bersaing,” tuturnya.
Selain fokus pada simpan pinjam, BMT NU Kota Kediri juga didorong untuk semakin aktif dalam memberikan pendampingan usaha bagi para anggotanya.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan, sehingga anggota tidak hanya sekadar menjadi peminjam, tetapi berkembang menjadi pengusaha yang mandiri dan tangguh.
Dengan dukungan dan manajemen yang semakin solid, KSPPS BMT NU Kota Kediri optimis dapat menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai religius dan keadilan ekonomi. (Fis/Serayu)







