Blitar, serayunusantara.com – Aliran Sungai Brantas di wilayah Blitar terus menjadi destinasi pilihan bagi warga, khususnya para penghobi pancing, untuk menghabiskan waktu sore. Tidak hanya menawarkan ketenangan, sungai terpanjang kedua di Jawa ini dikenal memiliki kekayaan ekosistem air tawar yang beragam, mulai dari ikan nila hingga ikan patin, yang menjadi magnet utama bagi para pemancing lokal.
Pantauan di lokasi pada Senin (16/2/2026) sore menunjukkan puluhan pemancing berjajar di sepanjang pinggiran sungai. Aktivitas ini kian marak menjelang terbenamnya matahari, di mana warga memanfaatkan suasana sejuk bantaran sungai untuk menyalurkan hobi sekaligus menyegarkan pikiran.
Budi Amar, seorang pemuda asal Blitar yang bekerja sebagai karyawan kantor, tampak antusias menanti umpan pancingnya disambar ikan. Baginya, memancing di Sungai Brantas bukan sekadar upaya mendapatkan tangkapan, melainkan medium untuk melepas ketegangan setelah seharian bergelut dengan rutinitas pekerjaan.
Baca juga: Pemuda di Blitar Sulap Embung Jadi Wisata Pemancingan, Ikan Monster Jadi Buruan
“Meskipun tangkapan hari ini tidak terlalu banyak, tapi aktivitas ini sudah cukup menghibur saya. Rasanya penat setelah kerja di kantor dari pagi sampai sore langsung hilang begitu melihat aliran sungai,” ujar Budi saat ditemui di pinggiran Kali Brantas.
Ia menambahkan bahwa aktivitas luar ruangan seperti ini sangat direkomendasikan bagi para pekerja kantoran yang seringkali merasa jenuh dengan tekanan pekerjaan di dalam ruangan. Menurutnya, ketenangan alam di bantaran Brantas memberikan keseimbangan mental sebelum kembali beraktivitas keesokan harinya.
“Kegiatan semacam ini sangat menghibur dan saya rekomendasikan untuk orang-orang kantoran agar tidak jenuh terus-menerus di dalam ruangan. Selain murah, udara di sini juga masih segar,” tambahnya. (Fin/Fis)



















