Blitar, serayunusantara.com — Keberadaan makanan siap saji semakin marak dan mudah ditemui di berbagai pasar makanan, baik pasar tradisional maupun sentra kuliner modern.
Fenomena ini menunjukkan perubahan pola konsumsi masyarakat yang menginginkan makanan praktis, cepat, dan siap dinikmati tanpa harus menunggu waktu lama.
Beragam jenis makanan siap saji ditawarkan, mulai dari nasi bungkus, lauk matang, aneka gorengan, hingga makanan kekinian seperti ayam krispi, sosis bakar, dan dimsum.
Di pasar makanan, lapak-lapak penjual makanan siap saji hampir selalu ramai, terutama pada jam makan siang dan sore hari.
Menurut salah satu pengunjung pasar, Andi (32), makanan siap saji sangat membantu di tengah aktivitas yang padat.
Baca Juga: Cilot, Jajanan Tradisional yang Jadi Kesukaan Warga Blitar
“Kalau lagi sibuk, tinggal beli dan langsung makan. Pilihannya juga banyak,” ujarnya. Kemudahan ini menjadi alasan utama makanan siap saji semakin diminati berbagai kalangan.
Para pedagang pun merasakan dampak positif dari tren tersebut. Penjualan makanan siap saji dinilai lebih cepat karena tidak memerlukan waktu masak di tempat.
Selain itu, harga yang relatif terjangkau membuat makanan siap saji menjadi pilihan praktis bagi masyarakat menengah ke bawah hingga pekerja harian.
Maraknya makanan siap saji di pasar makanan menjadi gambaran dinamika kuliner yang terus berkembang.
Selama mampu menjaga kualitas, kebersihan, dan cita rasa, makanan siap saji diperkirakan akan tetap menjadi bagian penting dari kehidupan kuliner masyarakat. (Fis/Serayu)







