Tulungagung, serayunusantara.com — Bagi para pencari ketenangan di tengah hiruk-pikuk perkotaan, menemukan tempat yang tepat untuk sekadar “menepi” adalah sebuah kemewahan.
Di Kabupaten Tulungagung, terdapat satu titik yang kini menjadi buah bibir para penikmat kopi lokal, yakni Base Camp Coffee.
Terletak di Jl. Mayjend Sungkono Gang 5 No. 58a, Kutoanyar, kedai kopi ini menawarkan suasana yang jauh berbeda dari kafe-kafe modern pada umumnya.
Mengusung konsep yang hangat dan homey, Base Camp Coffee berhasil menciptakan impresi sebuah “rumah kedua”.
Begitu memasuki area kedai, pengunjung langsung disambut dengan aroma sangrai kopi yang menyerbak, berpadu dengan penataan interior yang minimalis namun sarat akan sentuhan personal.
Baca Juga: Cafe Tiga Lantai Tulungagung Jadi Tempat Nongkrong Favorit Anak Muda
Keunikan lokasinya yang berada di dalam gang justru memberikan nilai tambah berupa privasi dan jauh dari kebisingan suara kendaraan bermotor di jalan raya.
Dalam sebuah kesempatan wawancara pada Rabu (11/03/2026) sore, Anang, salah satu pengunjung setia Base Camp Coffee, membagikan pengalamannya.
Ia mengaku sudah sering menghabiskan waktu di tempat ini, baik untuk sekadar bersantai maupun mengerjakan tugas kantor yang menuntut konsentrasi tinggi.
“Saya merasa di sini benar-benar seperti ‘base camp’ pribadi. Suasananya tenang sekali, sangat cocok untuk saya yang tidak terlalu suka tempat yang terlalu bising atau crowded,” ujar Anang sembari menyesap secangkir kopi hitam andalannya.
Lebih lanjut, Anang menambahkan bahwa pelayanan di Base Camp Coffee terasa sangat akrab.
Interaksi antara barista dan pengunjung seringkali tidak berjarak, menciptakan kultur nongkrong yang inklusif.
Menurutnya, tempat ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang ingin menikmati kualitas kopi yang dijaga dengan baik namun dengan harga yang tetap ramah di kantong masyarakat Tulungagung.
Base Camp Coffee tidak hanya menjual minuman, namun juga menjual atmosfer.
Dengan jam operasional yang fleksibel, kedai ini menjadi saksi bisu berbagai diskusi kreatif anak muda Tulungagung, mulai dari obrolan ringan hingga rencana bisnis masa depan.
Keberadaan tempat-tempat seperti ini membuktikan bahwa ekosistem kreatif dan budaya minum kopi di Tulungagung terus berkembang pesat ke arah yang lebih berkualitas. (Fis/Serayu)


















