Menggeser Dominasi Global: Fenomena Drama China Kini Mulai Digemari Semua Kalangan di Indonesia

Blitar, serayunusantara.com — Dominasi drama Korea (Drakor) di industri hiburan tanah air kini mendapatkan pesaing berat dari Negeri Tirai Bambu.

Fenomena Drama China atau yang akrab disebut “Drachin” kini mulai merambah dan digemari oleh semua kalangan, mulai dari remaja hingga ibu rumah tangga.

Kualitas produksi yang mewah, alur cerita yang beragam dari genre Wuxia (pendekar) hingga Modern Romance, serta kemudahan akses melalui platform streaming legal menjadi faktor utama ledakan popularitas ini, Jumat (09/01/2026).

Berbeda dengan beberapa tahun lalu, Drachin masa kini menawarkan visual sinematografi yang sangat canggih dan durasi episode yang lebih fleksibel.

Karakteristik ceritanya yang seringkali mengangkat nilai-nilai kekeluargaan dan kesetiaan dianggap sangat relevan dengan budaya masyarakat Indonesia, sehingga membuat penonton merasa memiliki kedekatan emosional dengan setiap tayangannya.

Siska (21), seorang mahasiswi penggemar berat drama Asia, menceritakan alasannya beralih menonton drama China.

Baca Juga: Merajut Silaturahmi di Fajar Hari: Budaya Nongkrong Pagi Lansia di Perdesaan Blitar yang Tetap Lestari

Ia mengatakan, dulu mungkin orang mikirnya Drachin itu cuma cerita silat lama, tapi sekarang genre modernnya seru banget. Visual aktornya luar biasa dan kualitas gambarnya sudah setara film layar lebar.

Menurutnya, yang paling asyik, ceritanya seringkali lebih ringan dan menghibur buat melepas penat setelah kuliah.

“Teman-teman satu tongkrongan saya sekarang hampir semuanya punya aplikasi streaming khusus buat nonton Drachin terbaru,” ungkap Siska dengan antusias.

Tren ini juga berdampak pada meningkatnya minat masyarakat untuk mempelajari bahasa Mandarin dan mengenal budaya Tiongkok lebih dalam.

Melihat pertumbuhan penonton yang masif, banyak platform hiburan kini mulai menyediakan subjudul bahasa Indonesia secara serentak dengan waktu tayang di negara asalnya, menandakan bahwa Drachin telah menjadi gaya hidup baru di dunia hiburan digital Indonesia. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *