Blitar, serayunusantara.com — Meninggalkan rumah dalam keadaan kosong saat berlibur seringkali menimbulkan rasa waswas bagi pemiliknya.
Mengantisipasi hal tersebut, kepolisian setempat dan tokoh masyarakat mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah tindak kriminalitas maupun risiko kebakaran selama rumah ditinggalkan.
AKP Heru, salah satu perwira di jajaran Polres Blitar, menekankan pentingnya komunikasi dengan tetangga atau pengurus lingkungan.
Ia mengatakan, pastikan pintu dan jendela terkunci rapat. Yang paling utama, jangan menunjukkan rumah dalam keadaan kosong secara mencolok, misalnya dengan membiarkan lampu teras menyala terus di siang hari.
“Gunakan lampu sensor otomatis atau titipkan kunci pada tetangga yang tidak bepergian,” tegasnya dalam wawancara di Pos Pengamanan Ops Lilin Semeru.
Baca Juga: Waspada Musim Liburan, Polisi Blitar Imbau Pemilik Motor Kunci Dobel Jelang Nataru
Selain keamanan dari pencurian, bahaya kebakaran akibat korsleting listrik juga harus diwaspadai. Pak RT 03 Kelurahan Sananwetan, Sugeng, selalu mengingatkan warganya melalui grup WhatsApp sebelum masa liburan dimulai.
“Saya selalu wanti-wanti agar warga mencabut semua kabel elektronik yang tidak perlu dan mematikan aliran gas elpiji. Lebih baik lapor ke petugas keamanan komplek atau RT jika rumah benar-benar kosong, supaya kami bisa bantu pantau saat ronda malam,” tutur Sugeng.
Dengan langkah pencegahan ini, liburan keluarga bisa berjalan lancar tanpa dihantui rasa khawatir. (Fis/Serayu)







