Blitar, serayunusantara.com – Memasuki musim angin, lapangan sepak bola menjadi lokasi utama warga untuk menerbangkan layang-layang. Di Kota Blitar, Lapangan Kauman dipadati anak-anak hingga remaja yang memanfaatkan area terbuka tersebut sebagai tempat bermain.
Lapangan yang berada di kawasan Kauman itu dinilai paling aman dan luas dibandingkan lokasi lain di sekitar permukiman. Tidak adanya kabel listrik serta minimnya bangunan tinggi membuat layang-layang dapat terbang lebih leluasa.
Fadil, salah satu warga yang rutin bermain layang-layang di lokasi tersebut, mengatakan lapangan bola menjadi pilihan karena ruangnya terbuka dan tidak mengganggu pengguna jalan. “Kalau di pinggir jalan berbahaya, bisa nyangkut kabel. Di sini lebih aman dan anginnya juga lebih kencang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Panca. Ia menilai Lapangan Kauman selalu ramai setiap sore saat musim layang-layang tiba. “Biasanya mulai ramai habis Asar sampai menjelang magrib. Banyak yang datang bareng teman atau keluarga,” katanya.
Baca Juga: Menjemput Nostalgia di Kedai Kopi Surya Djaja: Sentuhan Pecinan Klasik di Jantung Kota Blitar
Fenomena ini terjadi setiap musim angin datang. Warga memilih lapangan bola sebagai tempat bermain karena faktor keamanan, kenyamanan, serta luasnya area. Dengan memusatkan aktivitas di satu lokasi, risiko gangguan terhadap lalu lintas dan jaringan listrik pun dapat ditekan.(Fis/Ha)



















