Kediri, serayunusantara.com — Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek dan datangnya bulan suci Ramadan, Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mbak Wali melakukan peninjauan langsung ke pasar tradisional.
Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok bahan pokok (bapok) di tingkat pedagang.
Sidak ini bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat dari potensi lonjakan harga yang kerap terjadi di hari besar keagamaan, Selasa (10/02/2026).
Dalam kunjungannya, Mbak Wali berdialog dengan para pedagang mengenai pasokan komoditas seperti beras, telur, daging, hingga bumbu dapur.
Secara umum, stok bahan pangan di Kota Kediri dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga.
Meski ada beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga tipis, pemerintah daerah memastikan akan terus melakukan intervensi jika ditemukan ketidakwajaran di pasar.
Baca Juga: Tekan Stunting hingga Akar Rumput: Pemkot Kediri Gelar Rembuk Kecamatan dan Optimalkan PMT
Sugiharti (49), seorang warga yang sedang berbelanja, mengaku merasa lebih tenang dengan adanya pengawasan langsung dari pemerintah.
“Kalau pejabat sering turun ke pasar, pedagang atau tengkulak jadi tidak berani mainkan harga seenaknya. Mari kita jaga stok bersama agar harga tetap stabil dan saudara kita yang lain juga kebagian,” ujarnya.
Pemerintah Kota Kediri melalui dinas terkait berkomitmen untuk terus memelototi pergerakan harga melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Selain pemantauan stok, Pemkot juga menyiapkan skema operasi pasar jika sewaktu-waktu terjadi kelangkaan barang atau kenaikan harga yang melampaui batas kewajaran.
Kesiapan stok pangan di Kota Kediri diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.
Mbak Wali mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap bijak dalam berbelanja, sehingga suasana kondusif di pasar tradisional tetap terjaga hingga Idulfitri mendatang. (Fis/Serayu)




















