Blitar, serayunusantara.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Blitar melakukan audiensi dengan Kapolres Blitar Kota pada Rabu, 10 Desember 2025, di Mapolres Blitar Kota.
Ketua PC PMII Blitar, M. Riski Fadila, memimpin rombongan dan menyampaikan sejumlah rekomendasi organisasi.
Isu yang dibahas meliputi penguatan kamtibmas menjelang Nataru, maraknya kasus perundungan, penertiban tambang ilegal yang dinilai tebang pilih, serta pentingnya peningkatan kepercayaan publik terhadap kepolisian.
“PMII memiliki tanggung jawab moral sebagai bagian dari elemen strategis masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk menyuarakan kepentingan publik dan memastikan lingkungan sosial tetap kondusif,” ujar Riski.
Baca Juga: Berburu Fashion Murah dan Unik: Blitar Thrift Festival Ramaikan Gedung Aryo Selama Sepekan
Dalam kesempatan yang sama, Riski juga memperkenalkan jajaran kepengurusan baru PC PMII Blitar Raya masa khidmat 2025/2026.
Ia hadir bersama Sekretaris Cabang, Alex Cahyono, serta Ketua KOPRI PC PMII Blitar Raya, Laila Mufidah.
Mereka menegaskan komitmen PMII dalam mendorong kehidupan sosial yang tertib, manusiawi, dan berkeadilan.
Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly menerima audiensi tersebut dan memberikan apresiasi terhadap masukan yang disampaikan PC PMII.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa merupakan bagian penting dalam penyampaian aspirasi publik dan penguatan kontrol sosial.
“Mahasiswa adalah penyambung lidah rakyat. Aspirasi dan kritik yang disampaikan hari ini merupakan energi positif untuk membangun keamanan dan pelayanan yang lebih baik. Polres Blitar Kota pasti akan mendukung kegiatan PC PMII Blitar yang bersifat konstruktif,” katanya.
Baca Juga: Sate Tahu, Inovasi Kuliner Ramah Kantong dan Vegetarian yang Digemari di Blitar
Kapolres juga menegaskan komitmen kepolisian untuk terus membuka ruang komunikasi, memperkuat layanan publik, dan meningkatkan transparansi dalam penegakan hukum.
Menurutnya, sinergi dengan organisasi mahasiswa menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, terutama menjelang perayaan Natal dan tahun baru. (ke/ha)







