Pembangunan Jalan Tol Tulungagung-Kediri Berhenti, Masalah Pembayaran Tanah Warga Jadi Kendala Utama

Kediri, serayunusantara.com — Kelanjutan proyek strategis nasional (PSN) Jalan Tol Tulungagung-Kediri kini tengah menjadi sorotan. Aktivitas pembangunan dilaporkan mengalami pemberhentian sementara di beberapa titik.

Hal ini dipicu oleh banyaknya aset tanah milik warga terdampak yang hingga saat ini belum mendapatkan kepastian pelunasan pembayaran ganti rugi, Sabtu (24/01/2026).

Kondisi di lapangan menunjukkan alat berat yang tidak lagi beroperasi secara maksimal. Warga yang lahannya sudah masuk dalam peta pembangunan mengaku masih menunggu proses administrasi dan pencairan dana yang dinilai lambat.

Ketidakpastian ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, mengingat lahan tersebut sudah tidak dapat digunakan untuk aktivitas ekonomi atau pertanian namun kompensasi yang dijanjikan belum juga diterima sepenuhnya.

Gunawan (52), salah satu warga terdampak yang tanahnya belum dibayar, berharap pemerintah segera memberikan kejelasan.

Baca Juga: Ada Rakor Tangani Konflik Oknum Perguruan Pencak Silat di Tulungagung

“Kami mendukung pembangunan ini, tapi kami butuh kepastian kapan pembayaran dilakukan agar bisa mencari lahan pengganti untuk tempat tinggal,” ungkapnya saat ditemui di sekitar lokasi.

Pihak terkait menyatakan bahwa kendala pembayaran ini sedang dalam tahap evaluasi dan koordinasi antara kementerian terkait serta lembaga keuangan.

Kendala administratif dan validasi data kepemilikan disebut-sebut menjadi salah satu penyebab utama proses pembayaran membutuhkan waktu lebih lama dari yang dijadwalkan.

Pemerintah diharapkan segera menyelesaikan permasalahan ganti rugi ini agar proyek tol yang diharapkan mampu mendongkrak konektivitas di Jawa Timur bagian selatan tersebut dapat segera dilanjutkan kembali sesuai target waktu yang telah ditetapkan. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *