Blitar, serayunusantara.com — Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Kepolisian Resor (Polres) Blitar menyelenggarakan kegiatan panen raya jagung secara serentak pada kuartal pertama tahun 2026.
Kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan di tingkat daerah maupun nasional, Kamis (08/01/2026).
Program ini memanfaatkan lahan produktif yang dikelola melalui sinergi antara anggota kepolisian dengan kelompok tani setempat.
Panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan masa tanam, tetapi juga menjadi bukti bahwa Polri hadir sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui sektor pertanian.
Diharapkan, hasil panen ini dapat membantu mencukupi kebutuhan pasar lokal sekaligus menjaga harga pangan agar tetap stabil.
Suparni (52), salah satu petani lokal yang terlibat dalam program tersebut, menyatakan sangat terbantu dengan adanya kolaborasi bersama pihak kepolisian.
Baca Juga: Tingkatkan Kedekatan dengan Warga, Satlantas Polres Blitar Kota Gencarkan Program ‘Polantas Menyapa’
Ia mengatakan, dampingan dari teman-teman Polres Blitar sangat terasa, mulai dari penyediaan bibit hingga pengawasan lahan. Hari ini pihaknya bisa panen bersama dengan hasil yang sangat memuaskan di awal tahun 2026.
“Sinergi ini membuat petani merasa lebih aman dan bersemangat dalam mengelola lahan produktif yang sebelumnya kurang tersentuh,” ungkap Suparni dengan bangga di tengah hamparan ladang jagung.
Pihak Polres Blitar menegaskan bahwa komitmen ini akan terus ditingkatkan dengan memperluas jangkauan pembinaan kepada para petani di wilayah hukum Blitar.
Pemanfaatan lahan-lahan kosong untuk ditanami komoditas strategis seperti jagung dinilai menjadi langkah konkret dalam menghadapi tantangan pangan global.
Kapolres Blitar dalam keterangannya menyampaikan bahwa ketahanan pangan adalah salah satu fondasi utama keamanan nasional.
Ia mengatakan, pihaknya ingin memastikan bahwa Polri tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam urusan perut rakyat.
“Panen serentak ini adalah awal yang baik di kuartal pertama tahun ini, dan kami akan terus mendukung petani melalui inovasi pertanian yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan prosesi panen simbolis dan diskusi santai bersama para tokoh tani di lokasi. (Fis/Serayu)







