Persiapan Matang Sebelum Piknik: Daftar Perlengkapan Wajib di Tas Pantai Agar Liburan Tetap Nyaman

Trenggalek, serayunusantara.com — Meningkatnya antusiasme masyarakat mengunjungi destinasi pesisir seperti Pantai Pasir Putih dan Pantai Prigi di awal tahun 2026 ini menuntut persiapan yang lebih mendalam.

Seringkali, kegembiraan berwisata terganggu hanya karena hal sepele, seperti tertinggalnya barang-barang krusial.

Untuk itu, para pelancong disarankan menyusun daftar perlengkapan wajib (checklist) di dalam tas pantai agar momen liburan tetap aman dan menyenangkan, Selasa (06/01/2026).

Beberapa barang esensial yang wajib dibawa antara lain adalah tabir surya (sunblock) dengan SPF tinggi untuk menangkal radiasi ultraviolet, kacamata hitam, serta topi lebar.

Selain pelindung kulit, barang teknis seperti kantong kedap air (dry bag) menjadi sangat vital untuk melindungi perangkat elektronik dari paparan air laut dan pasir yang bersifat korosif.

Tak lupa, membawa handuk mikrofiber yang cepat kering dan pakaian ganti cadangan akan sangat membantu mobilitas wisatawan setelah berenang.

Maya (28), seorang wisatawan asal Tulungagung yang sedang berkemas di area parkir pantai, membagikan pengalamannya mengenai pentingnya manajemen tas pantai.

Baca Juga: Pondok Prigi Cottage: Penginapan Favorit Wisatawan di Kawasan Pantai Prigi

“Dulu saya sering asal berangkat, tapi ternyata repot kalau lupa bawa sandal jepit cadangan atau tisu basah. Sekarang barang yang paling wajib di tas saya adalah ‘power bank’ dan obat-obatan pribadi seperti minyak angin atau plester,” ujarnya sembari menunjukkan isi tas pantainya yang tertata.

Selain perlengkapan pribadi, para ahli wisata juga menyarankan untuk selalu membawa botol minum isi ulang (tumbler) guna mengurangi sampah plastik di area wisata serta cairan antiseptik.

Persiapan ini tidak hanya mendukung kenyamanan pribadi, tetapi juga membantu menjaga kebersihan lingkungan pantai dari potensi ceceran sampah sisa perlengkapan sekali pakai.

Pihak pengelola wisata pantai senantiasa mengingatkan agar wisatawan juga tidak lupa membawa uang tunai secukupnya, mengingat beberapa titik UMKM di pinggir pantai belum semuanya terintegrasi dengan sistem pembayaran digital.

Dengan tas pantai yang lengkap, risiko gangguan selama berlibur dapat diminimalisir secara signifikan. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *