Riuh Pembeli di Pasar Tradisional di Blitar saat Dini Hari

Blitar, serayunusantara.com Pada waktu dini hari, pasar tradisional berubah menjadi pusat aktivitas yang ramai dan hidup. Meski langit masih gelap, lampu-lampu kios menerangi setiap sudut, seolah mengajak masyarakat untuk memulai hari lebih cepat. Suasana yang semula sunyi perlahan dipenuhi langkah kaki dan suara pedagang mempersiapkan dagangan.

Siti, seorang ibu rumah tangga yang sudah belasan tahun berbelanja dini hari, mengungkapkan alasannya. “Kalau datang jam segini, pilihan sayurnya lebih lengkap dan masih segar,” ujarnya sambil memilih cabai merah. Menurutnya, datang lebih awal membuatnya bisa mengatur kebutuhan rumah tangga dengan lebih efisien.

Selain ibu rumah tangga, banyak pula pembeli yang datang untuk perniagaan kecil. Yanto, penjaja gorengan yang rutin berbelanja tengah malam, mengatakan ia harus mendapatkan bahan baku terbaik sebelum memulai usaha.

“Kalau telat, kadang kehabisan. Jadi ya harus datang sebelum subuh,” katanya, Jumat, 5 Desember 2025.

Baca Juga: Akhir Pekan yang Menyegarkan, Berenang Jadi Pilihan Warga Blitar

Para pedagang juga mulai bekerja bahkan sejak malam. Budi, pedagang sayur, menceritakan bahwa truk-truk pemasok biasanya tiba sekitar jam satu atau dua pagi.

“Keramaian pasar itu memang justru mulai saat orang-orang tidur. Dari jam dua sampai jam empat, pembeli sudah banyak berdatangan,” ungkapnya.

Di tengah udara dingin dini hari, interaksi antara pedagang dan pembeli tetap terasa hangat. Tawar-menawar yang menjadi tradisi seolah menghapus rasa kantuk yang masih tersisa. Senyum dan sapaan ramah terdengar di antara hiruk pikuk, menghadirkan suasana kekeluargaan yang khas pasar tradisional.

Aroma rempah, sayuran, dan masakan yang mulai dipersiapkan di warung-warung kecil ikut memenuhi udara. Para penjual sarapan seperti bubur, rawon, hingga nasi pecel turut membuka lapak lebih awal. Mereka melayani para pembeli yang selesai berbelanja dan ingin mengisi perut sebelum melanjutkan aktivitas. (Ha/ke)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *