Jakarta, serayunusantara.com – Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (11/4/2026) pagi, setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Gatut datang sekitar pukul 06.50 WIB menggunakan kendaraan berwarna hitam milik KPK. Setibanya di lokasi, ia terlihat mengenakan jaket dan topi hitam, lalu langsung dikawal petugas menuju ke dalam gedung tanpa memberikan keterangan kepada awak media.
Baca Juga: Kronologi OTT KPK di Tulungagung: Pendopo dan Kantor PUPR Digeledah, HP Satpol PP Sempat Disita
Tanpa sepatah kata, Gatut memilih bungkam dan langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK. Sebelumnya, KPK menyebutkan sejumlah pihak turut diamankan dalam operasi tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat 12 orang dari Tulungagung yang turut dibawa ke Jakarta, yakni:
1.Kabag Pemerintahan: Arif Effendi
2.Adik Bupati: Jatmiko Dwijo Seputro
3.Staf Bagian Umum: Oki
4.Kabag Kesra: Makrus Mannan
5.Kepala Dinas Pertanian: Suyanto
6.Kepala Satpol PP: Hartono
7.Kabag Umum: Yulius Rama Isworo
8.Kepala Dinas PUPR: Erwin Novianto
9.Kabag Prokopim: Aris Wahyudiono
10.Kepala Bakesbangpol: Agus Prijanto Utomo
11.Ajudan Bupati: Yoga Dwi Ambal
12.Kepala BPKAD: Dwi Hari Subagyo
Baca Juga: KPK Gelar OTT ke-10 Tahun 2026, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan 15 Orang Lainnya Diamankan
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa seluruh pihak yang diamankan saat ini tengah menjalani pemeriksaan untuk pendalaman kasus serta penentuan status hukum.
Hingga kini, KPK masih terus mengusut perkara tersebut dan belum mengungkap secara rinci konstruksi kasus yang menjadi dasar dilakukannya OTT. (Jun)



















