Banjarmasin, serayunusantara.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan sebanyak 166 Sekolah Rakyat (SR) yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Peresmian tersebut dipusatkan di Balai Besar Pendidikan Pelatihan dan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin, Senin (12/1/2026).
Kegiatan bersejarah ini turut dihadiri Menteri Sosial Syaifullah Yusuf beserta jajaran Kabinet Merah Putih, para kepala daerah, serta Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan atas dedikasi seluruh tim dan pemangku kepentingan yang telah berperan dalam mewujudkan pendirian Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menunjukkan kinerja nyata kepada masyarakat.
Presiden juga menilai peresmian Sekolah Rakyat sebagai langkah progresif dan terobosan strategis guna memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
Menurutnya, proses pembangunan membutuhkan waktu dan tidak bisa dicapai secara instan. Namun demikian, pemerintah tetap bergerak cepat dan konsisten secara bertahap demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Baca Juga: Penumpang Daop 7 Madiun Meningkat 4,6% pada Masa Nataru 2025/2026
Ia menambahkan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi bukti konkret keseriusan pemerintah dalam membangun dari daerah pinggiran sekaligus membuka harapan baru bagi generasi muda Indonesia.
Sementara itu, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf dalam laporannya menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Gagasan tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pemerataan akses pendidikan.
Mengacu pada arahan Presiden dalam Sidang Kabinet Merah Putih pada 20 Oktober 2025, Sekolah Rakyat dirancang sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi dan memberdayakan masyarakat kecil. Program ini diharapkan mampu menjangkau kelompok yang selama ini belum tersentuh layanan pendidikan formal.
Mensos yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat memuliakan masyarakat kecil, menjawab keterbatasan akses pendidikan, serta memberikan dampak nyata bagi peserta didik dan keluarganya, sekaligus menumbuhkan kembali harapan akan masa depan yang lebih baik. (Ke/ha)







