Blitar, serayunusantara.com – Menjelang pergantian tahun, warga Blitar semakin antusias memburu daging slice untuk menyambut malam tahun baru.
Tradisi memasak bersama menjadi alasan utama tingginya minat terhadap bahan makanan praktis ini. Daging slice dinilai mudah diolah dan cocok untuk hidangan barbeque maupun hotpot.
Di berbagai wilayah seperti Sananwetan, Kepanjenkidul, dan Sukorejo, toko frozen food dan supermarket tampak lebih ramai dari biasanya.
Banyak warga mulai berburu daging slice sejak pertengahan Desember untuk menghindari kehabisan stok. Potongan daging tipis ini juga disukai karena cepat matang dan tidak membutuhkan bumbu rumit.
Baca Juga: Kerupuk, Raja Pendamping Santapan yang Tak Tergantikan, Tetap Jadi Primadona Kuliner di Blitar
Menurut Siti Lestari, warga Tlumpu, barbeque sudah menjadi agenda wajib di keluarganya setiap tahun baru.
“Anak-anak suka sekali makan daging slice karena empuk dan cepat dimasak. Tahun baru rasanya kurang lengkap tanpa barbeque di halaman rumah,” ujarnya.
Warga lain, Rizky Darmawan dari Karangtengah, lebih memilih membeli paket daging slice lengkap agar lebih praktis. Ia mengatakan paket tersebut sudah berisi daging, saus, dan sayuran sehingga tidak perlu membeli bahan satu per satu.
“Tinggal siapkan panggangan, langsung bisa makan bersama,” ungkapnya.
Para pedagang juga merasakan lonjakan pembeli dalam beberapa minggu terakhir. Menurut Rina Anggraini, pemilik toko frozen food di Kepanjenkidul, sebagian besar pembeli adalah keluarga yang mengadakan acara di rumah.
Ia menyebut permintaan meningkat pesat setiap akhir tahun karena daging slice sangat identik dengan menu tahun baru.
Bagi warga Blitar, menikmati hidangan hangat sambil berkumpul bersama keluarga menjadi momen yang paling ditunggu. Tradisi sederhana inilah yang membuat daging slice selalu menjadi pilihan utama.
Menjelang pergantian tahun, permintaan diprediksi terus meningkat seiring persiapan warga menyambut malam tahun baru. (Ha/ke)







