Blitar, serayunusantara.com — Menyusul rentetan insiden kecelakaan maut yang terjadi belakangan ini, para pengendara yang melintasi jalur penghubung Blitar–Malang diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.
Jalur ini dikenal memiliki karakteristik medan yang menantang, mulai dari tikungan tajam, turunan curam, hingga minimnya penerangan di beberapa titik, yang sering kali menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas, Minggu (17/01/2026).
Berdasarkan data pemetaan Satlantas setempat, terdapat beberapa titik “Blackspot” yang paling rawan menelan korban.
Kawasan Hutan Brubuh di Kesamben menempati urutan pertama karena kontur jalan yang menikung tajam dan sering licin saat hujan.
Selain itu, wilayah Kademangan hingga Selorejo juga menjadi perhatian khusus karena kondisi jalan yang bergelombang dan banyaknya persimpangan kecil yang keluar-masuk kendaraan warga tanpa aba-aba yang jelas.
Jatmiko (45), seorang sopir bus antarkota yang setiap hari melintasi jalur tersebut, membagikan pengalamannya mengenai tantangan di rute Blitar–Malang.
Baca Juga: Waspada Perlintasan Tanpa Palang: Inilah Tata Cara Aman Melintas Demi Menghindari Kecelakaan Maut
Menurutnya, kalau lewat jalur ini, terutama dari arah Kesamben ke timur, kuncinya jangan nafsu buat menyalip. Di daerah Selorejo itu banyak tikungan ‘S’ yang kelihatannya landai tapi sebenarnya tajam.
Tips darinya, pastikan rem dalam kondisi pakem dan kurangi kecepatan kalau sudah masuk area hutan.
“Banyak pengendara motor yang kurang waspada dengan truk besar yang sering memakan marka jalan di tikungan sempit,” jelasnya saat ditemui di sela waktu istirahat.
Pihak kepolisian terus berupaya meminimalisir angka kecelakaan dengan menambah rambu peringatan dan melakukan patroli rutin di jam-jam rawan.
Pengendara diingatkan bahwa keselamatan adalah prioritas utama, melebihi kecepatan. Melalui kesadaran kolektif untuk tertib berlalu lintas, diharapkan jalur Blitar–Malang tidak lagi menjadi momok bagi para pengguna jalan.
Bagi pengendara yang merasa lelah, sangat disarankan untuk memanfaatkan rest area atau SPBU terdekat guna beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. (Fis/Serayu)







