Rahasia Tembakau Kualitas Ekspor, Petani Kademangan Blitar Ungkap Tiga Kunci Sukses Budidaya

Blitar, serayunusantara.com — Kecamatan Kademangan, Blitar, dikenal sebagai salah satu sentra penghasil tembakau berkualitas tinggi.

Kesuksesan petani di daerah ini tidak lepas dari praktik budidaya turun-temurun yang sangat memperhatikan kualitas lahan dan proses penanaman.

Terdapat tiga kunci utama yang dipegang teguh oleh petani Kademangan. Pertama, pemilihan varietas dan penanaman di musim kemarau ekstrem.

Tembakau di sini ditanam saat puncak kemarau. Kekeringan dan panas yang ekstrem justru memicu kadar nikotin dan gula yang tinggi pada daun, menghasilkan tembakau dengan aroma dan rasa yang kuat sesuai permintaan pasar ekspor.

Kedua, aplikasi pupuk yang tepat waktu dan terkontrol. Petani sangat hati-hati dalam pemberian nitrogen.

Baca Juga: Dinsos Kabupaten Blitar Cairkan BLT Cukai untuk 3.901 Buruh Tembakau

Mereka membatasi pupuk nitrogen saat tanaman memasuki fase pematangan agar kualitas rasa tidak berkurang, dan fokus pada pupuk kalium untuk memperkuat struktur daun.

Ketiga, metode panen petikan daun dan proses pengeringan alami yang presisi. Daun tembakau dipetik satu per satu, dimulai dari daun terbawah.

Kemudian, daun dikeringkan secara alami di gudang berventilasi baik (diangin-anginkan) selama beberapa minggu untuk mencapai tingkat kematangan yang optimal.

Seorang petani senior tembakau Kademangan, Sardi (70), mengatakan, bahwa tembakau itu manja, dia tidak suka hujan. Kalau hujan sedikit saja, kualitasnya jatuh.

“Kami percaya, tanah Kademangan ini punya hawa khusus yang membuat tembakau kami jadi favorit. Kuncinya sabar, tidak boleh buru-buru memetik, biar zatnya matang sempurna,” tegas Sardi. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *