Situbondo, serayunusantara.com – Sebanyak 38 unit ambulans program Satu Desa Satu Ambulans di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, belum disalurkan ke desa-desa. Penundaan ini disebabkan proses pemeriksaan dan pencocokan dokumen kendaraan yang masih berlangsung.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, dr. Sandy Hendrayono, menyampaikan bahwa distribusi ambulans diperkirakan baru bisa dilakukan sekitar sepekan ke depan. Hal tersebut menunggu rampungnya seluruh kelengkapan administrasi kendaraan.
“Dalam waktu sepekan ini kemungkinan baru bisa kami distribusikan, karena masih menunggu kelengkapan dokumen seperti STNK, BPKB, hingga pelat nomor kendaraan,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah sebenarnya telah menetapkan desa-desa penerima ambulans pada tahap awal. Namun, penyaluran belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena masih memerlukan koordinasi lanjutan.
Baca Juga: Ini Deretan Event Menarik di Pantai Pasir Putih Situbondo
Dr. Sandy menambahkan, ambulans yang akan disalurkan nantinya ditempatkan di puskesmas pembantu (pustu) di masing-masing desa. Kendaraan tersebut akan berfungsi sebagai unit pelayanan kesehatan yang berada di bawah koordinasi puskesmas induk. (ke/ha)



















