Blitar, serayunusantara.com – Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba kembali tidak terlihat dalam agenda resmi Pemerintah Kota Blitar yang digelar pada Rabu 8/4/2026. Kali ini, ia absen dalam pelantikan pejabat hasil mutasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Ibin.
Pelantikan tersebut mencakup 34 jabatan di lingkungan Pemkot Blitar, namun kehadiran wakil wali kota tidak tampak dalam kegiatan tersebut. Menanggapi hal itu, Wali Kota Ibin menyatakan bahwa undangan telah disampaikan kepada wakilnya, namun yang bersangkutan dikabarkan sedang dalam kondisi kurang sehat.
“Tentang undangan sudah diberikan. Infonya beliau sakit. Barusan dapat info sakit,” ujarnya kepada wartawan.
Baca Juga: Pemkot Blitar Gerak Cepat Tangani Puting Beliung, Bantuan Mulai Disalurkan ke Warga Sukorejo
Absennya Elim dalam agenda ini menjadi yang kedua kalinya dalam kegiatan penting pemerintah daerah. Sebelumnya, ia juga tidak hadir dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-120 Kota Blitar pada 1 April 2026.
Padahal, pada pagi hari sebelum pelantikan berlangsung, Elim sempat terlihat meninggalkan rumah dinasnya di Jalan Sodanco Supriyadi menuju Kantor Wali Kota Blitar di Jalan Merdeka.
Menanggapi sorotan publik terkait ketidakhadiran tersebut, Ibin mengaku heran jika setiap absennya wakil wali kota selalu menjadi perhatian. Ia menilai kehadiran wali kota dalam kegiatan tidak harus selalu didampingi wakilnya. “Saya kira enggak perlu juga lah teman-teman tanya, kalau ada saya harus ada wawali,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi sebaliknya jarang dipertanyakan. “Kalau ada wawali mestinya tanya dong, mengapa wali kota enggak ada,” lanjutnya.
Diketahui, hubungan antara Wali Kota Ibin dan Wakil Wali Kota Elim sempat mengalami ketegangan pasca kemenangan mereka dalam Pilkada Kota Blitar 2024. Pada Oktober 2025, Elim bahkan sempat menyampaikan keberatan terkait mutasi jabatan di lingkungan Pemkot Blitar karena merasa tidak dilibatkan, dan mengancam akan melaporkan hal tersebut ke Kementerian Dalam Negeri.
Hingga saat ini, Elim Tyu Samba belum memberikan keterangan resmi terkait ketidakhadirannya dalam pelantikan pejabat tersebut. Sementara itu, pelantikan yang digelar mencakup 34 posisi, terdiri dari dua jabatan fungsional tertentu dan 32 jabatan struktural, termasuk tujuh pejabat eselon II yang memimpin organisasi perangkat daerah (OPD). (San)


















