Probolinggo, serayunusantara.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo kembali merealisasikan program sosial kemasyarakatan sebagai upaya mendukung pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan warga. Melalui pemanfaatan dana Zakat, Infaq, dan Shodakoh (ZIS), Baznas menyalurkan 3.500 paket sembako, meresmikan 14 unit Rumah Layak Huni Baznas (RLHB), serta mendistribusikan 1.100 mushaf Al-Qur’an, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di kediaman Edi Sahrial, Dusun Krajan RT 001 RW 001 Desa Opo-opo, Kecamatan Krejengan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur, Kabag Kesra Setda Syamsul Huda, Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Abdul Wasik Hannan, Camat Krejengan Andi Wiroso, Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil beserta jajaran komisioner, Kepala Desa Opo-opo Muhaimin Asyatta, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Sebanyak sekitar 170 kaum dhuafa dari wilayah Kecamatan Krejengan menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut. Acara ditandai dengan penyerahan simbolis paket sembako dan mushaf Al-Qur’an kepada perwakilan penerima.
Camat Krejengan Andi Wiroso mengapresiasi pelaksanaan peresmian RLHB dan penyaluran bantuan sembako oleh Baznas Kabupaten Probolinggo. Ia menilai bantuan tersebut sangat dibutuhkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Terima kasih atas pelaksanaan penyerahan Rumah Layak Huni Baznas di Kecamatan Krejengan. Semoga program ini benar-benar bermanfaat bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya. Ia juga berharap bantuan sembako dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil menegaskan bahwa Baznas terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, dan keagamaan.
Baca Juga: Hasil Revitalisati Museum Tengger di Sukapura Probolinggo Diresmikan
Selain menyalurkan sembako dan meresmikan RLHB, Baznas juga mendistribusikan mushaf Al-Qur’an sebagai persiapan menyambut bulan Ramadan. “Kami menyalurkan mushaf Al-Qur’an ke masjid dan musala yang membutuhkan agar pelaksanaan ibadah masyarakat semakin optimal,” jelasnya.
Muzammil menyampaikan seluruh program Baznas bersumber dari dana ZIS yang dihimpun dari ASN dan masyarakat. Dana tersebut dikelola dan disalurkan untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan.
Ia menambahkan, Baznas tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga mengembangkan program pemberdayaan ekonomi sebagai solusi jangka panjang. Program pemberdayaan ekonomi dan industri telah dilaksanakan pada 2025 dan kembali dianggarkan pada 2026 dengan harapan mustahik dapat mandiri dan keluar dari garis kemiskinan.
“Baznas akan terus berada di garda terdepan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.
Di sisi lain, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan Baznas dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan hari ini merupakan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang Sejahtera, Amanah-Religius, dan Eksis Berdaya Saing (SAE). Program yang dilaksanakan bersifat nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Candi Jabung Probolinggo Direvitalisasi, Dorong Pengembangan Ekosistem Budaya
Menurut Ghafur, bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa bantuan konsumtif, tetapi juga bantuan produktif seperti perbaikan rumah tidak layak huni dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pra sejahtera.
Ke depan, pemerintah daerah bersama Baznas akan terus mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat melalui program pemberdayaan berbasis potensi dan keahlian warga. “Warga yang memiliki keterampilan, seperti beternak atau budidaya, akan didukung sarana dan prasarana agar dapat mandiri secara ekonomi,” tambahnya.
Ghafur juga memastikan penyaluran sembako dilakukan sebelum Ramadan kepada masyarakat yang telah melalui proses pendataan secara ketat agar tepat sasaran. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Probolinggo atas kontribusi nyata dalam mendukung program pengentasan kemiskinan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Probolinggo, kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas atas dedikasi dan sinergi yang terus terjalin,” pungkasnya. (Ke/ha)










