Aktivitas Pasar yang Tak Pernah Sepi Meski Matahari Telah Tinggi

Blitar, serayunusantara.com Meski matahari telah bersinar terang, denyut kehidupan di pasar tradisional tetap terdengar jelas. Lalu lalang pembeli masih memenuhi lorong-lorong sempit yang aromanya khas, perpaduan sayur segar, bumbu dapur, dan suara tawar-menawar. Pasar seakan memiliki ritme sendiri yang tidak terikat sepenuhnya oleh waktu.

Bagi banyak warga, jam-jam ketika matahari sudah tinggi justru menjadi momen yang nyaman untuk berbelanja. Udara memang lebih hangat, namun suasananya lebih lengang dibandingkan pagi buta. Pembeli bisa memilih dengan lebih santai tanpa merasa terburu-buru.

Rini Mahmudah, seorang ibu rumah tangga, mengatakan, “Saya sering datang jam segini karena pedagangnya lebih longgar melayani. Barangnya masih banyak, harganya juga masih oke.” Baginya, pasar bukan hanya tempat membeli kebutuhan, tetapi juga ruang interaksi yang menenangkan di tengah kesibukan rumah tangga.

Sementara itu, pedagang seperti Sarto Samsuri mengungkapkan bahwa pembeli setelah matahari terang justru membawa keberagaman. “Ada pegawai yang baru sempat mampir, ada juga pembeli yang nggak suka suasana terlalu ramai,” tuturnya, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga: Blitar Art Center: Perayaan Seni dan Kreativitas dalam “Samanta Raya Rupa”

Di sudut lain, para penjual makanan masih melayani warga yang mencari sarapan terlambat atau sekadar ingin menikmati camilan pasar. Bau gorengan, jajanan basah, hingga kopi tubruk membuat atmosfer pasar tetap hangat di tengah teriknya siang. Hal-hal kecil seperti ini membuat pasar terasa dekat dengan kehidupan masyarakat.

Tidak dapat dipungkiri, pasar tradisional menyimpan nilai sosial yang kuat. Meski aktivitas modern kian berkembang, masyarakat tetap memilih datang karena merasa lebih akrab, lebih terjangkau, dan lebih hidup. Interaksi antara pedagang dan pembeli menciptakan hubungan yang tidak digantikan oleh suasana toko modern. (Ke/ha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed