Blitar, serayunusantara.com — Kecelakaan maut yang melibatkan pelajar kembali terjadi di wilayah hukum Polres Blitar. Tiga siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berboncengan dalam satu sepeda motor dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak pohon di pinggir jalan.
Insiden tragis ini mengakibatkan dua siswa meninggal dunia, sementara satu rekan lainnya mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit, Minggu (01/02/2026).
Berdasarkan keterangan awal, sepeda motor yang dikendarai para pelajar tersebut diduga hilang kendali saat melaju di jalanan yang kondisinya cukup lurus.
Faktor usia pengendara yang masih di bawah umur serta beban muatan berlebih (berboncengan tiga) diduga menjadi pemicu sulitnya mengendalikan laju kendaraan hingga akhirnya menghantam pohon dengan benturan keras.
Hermawan (45), seorang saksi mata sekaligus warga sekitar yang membantu proses evakuasi, mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian tersebut.
Baca Juga: Bisnis Rumah Kos di Kota Blitar Tumbuh Pesat, Pemkot Ingatkan Pentingnya Pengawasan Dampak Sosial
“Sayangi nyawa anak kita, lebih baik capek sedikit mengantar jemput daripada harus kehilangan selamanya karena kecelakaan seperti ini,” tuturnya dengan raut wajah sedih.
Pihak Satlantas Polres Blitar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Polisi juga kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada pihak sekolah dan orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi penggunaan kendaraan bermotor oleh anak di bawah umur guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Kejadian ini menjadi pengingat pahit bagi masyarakat mengenai pentingnya kedisiplinan berlalu lintas dan peran penting orang tua dalam membatasi akses kendaraan bagi anak-anak yang secara psikis maupun hukum belum siap berkendara di jalan raya. (Fis/Serayu)













