Bupati Blitar Rini Syarifah saat menyerahkan bantuan pendidikan di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Jumat (17/11/2023). (Dok. Pemkab Blitar)
Blitar, serayunusantara.com – Bupati Blitar Rini Syarifah menyerahkan bantuan pendidikan kepada 957 mahasiswa asal Kabupaten Blitar. Mereka berasal dari berbagai kampus di tanah air.
Bantuan itu diserahkan Bupati Rini di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Jumat (17/11/2023). Bantuan itu diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.
Bupati Rini berharap, bantuan tersebut bisa memberi manfaat kepada mahasiswa asal Kabupaten Blitar agar lebih semangat lagi dalam belajar. Sehingga cita-citanya bisa tercapai.
“Jadi bantuan ini jangan buat beli hp baru, skin care atau kebutuhan lain diluar kebutuhan kuliah,” kata bupati perempuan pertama di Kabupaten Blitar ini.
Baca Juga: Pesan Bupati Rini kepada PNS di Kabupaten Blitar: Selalu Pegang Core Values ASN
Dia mengingatkan, mahasiswa yang saat ini sedang berkuliah harus mengerti amanah yang diberikan orang tuanya hingga mencapai gelar sarjana.
“Nanti saudara-saudara semua bisa mendapatkan pekerjaan yang layak, dan atau jadi entrepreneur, pengusaha yang sukses dan bisa membuka peluang kerja bagi orang lain,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini selain belajar yang giat, mahasiswa harus meningkatkan kompetensi, mengasah kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Jadi kalian harus keluar dari zona nyaman. Kehidupan saat ini sudah berbeda dengan kehidupan 5 atau sepuluh tahun lalu bahkan juga akan jauh berbeda dengan 5 tahun ke depan,” ungkapnya.
Baca Juga: Bupati Rini Serahkan SK Penugasan Guru Jadi Kepala Sekolah di Kabupaten Blitar
Bupati Rini berpesan, kecanggihan teknologi sebagai ikutan perkembangan zaman ini harus disikapi dengan bijak. Tetap lakukan hal-hal positif dan produktif dengan kreatifitas yang kalian miliki.
Dia menambahkan, bantuan pendidikan untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu ini sebagai wujud komitmen untuk melaksanakan salah satu Panca Bhakti kami yang pertama yakni Jaminan Pendidikan Masyarakat Desa.
“Karena pendidikan saat ini menjadi focus utama dalam upaya pengembangan SDM yang terampil, produktif, dinamis, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk itu sekali saya berpesan, manfaatkan bantuan ini sebaik mungkin,” ungkapnya. (adv/kmf/jun)