Debut Sempurna Si “Penyihir” Baru: Adrian Luna Langsung Nyetel, Bawa Persik Kediri Taklukkan Bali United

Kediri, serayunusantara.com — Stadion Brawijaya menemukan idola baru. Meski baru saja bergabung dengan skuad Macan Putih, gelandang kreatif Adrian Luna tampil luar biasa impresif saat membantu Persik Kediri menumbangkan raksasa Bali United.

Pemain asal Uruguay ini seolah tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi; ia langsung menjadi jenderal lapangan tengah yang membuat alur serangan Persik jauh lebih hidup dan mematikan, Sabtu (31/01/2026).

Sepanjang pertandingan, Luna memamerkan visi bermain kelas atas dengan umpan-umpan akurat yang memanjakan barisan penyerang.

Penampilan impresifnya mencapai puncaknya saat ia terlibat aktif dalam proses terciptanya gol kemenangan yang membuat ribuan Persik Mania bersorak histeris.

Kemenangan ini bukan sekadar raihan tiga poin, melainkan pembuktian bahwa manajemen Persik tidak salah langkah dalam mendatangkan pemain berkelas di bursa transfer kali ini.

Baca Juga: Macan Putih Mengamuk! Sempat Tertinggal, Persik Kediri Sukses Comeback dan Tumbangkan Bali United

Nanang (36), seorang loyalis Persik yang menonton langsung dari tribun VIP, mengaku terkesan dengan ketenangan sang pemain baru.

“Baru kali ini lihat pemain asing langsung nyambung sama gaya main tim di pertandingan pertama. Gerakannya simpel tapi efektif sekali,” ungkapnya dengan antusias.

Data statistik pasca-pertandingan menunjukkan bahwa Adrian Luna mencatatkan persentase akurasi umpan yang sangat tinggi dan menjadi pemain yang paling banyak menciptakan peluang emas selama 90 menit.

Kehadirannya memberikan dimensi baru dalam strategi pelatih, yang kini memiliki lebih banyak opsi untuk membongkar pertahanan lawan yang parkir bus.

Dengan performa debut yang “meledak” ini, Adrian Luna kini menjadi tumpuan harapan baru bagi publik Kediri.

Ujian selanjutnya adalah konsistensi di laga-laga berikutnya untuk membuktikan bahwa ia memang kepingan puzzle yang selama ini dicari untuk membawa Persik Kediri kembali ke masa kejayaannya. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *