Jakarta, serayunusantara.com – Pemerintah terus mempercepat pengembangan Blok Masela di Maluku sebagai langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global.
Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Satya Hangga Yudha Widya Putra, menyebut proyek Lapangan Gas Abadi yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut telah memasuki tahap pembangunan fisik sejak Februari 2026, setelah menunggu lebih dari 25 tahun.
Baca Juga: Bahas di Jepang, Pemerintah Kebut Proyek Energi dan Transisi Bersih Hadapi Gejolak Global
Menurutnya, percepatan proyek ini menjadi semakin penting seiring meningkatnya ketidakpastian global, termasuk konflik di Timur Tengah yang berdampak pada jalur perdagangan energi dunia seperti Selat Hormuz. Kondisi tersebut turut memicu lonjakan harga minyak mentah hingga sekitar 110 dolar AS per barel dan memberikan tekanan pada neraca perdagangan Indonesia.
Blok Masela diharapkan menjadi penopang utama ketahanan energi nasional dengan kapasitas produksi mencapai 9,5 juta ton LNG per tahun, 150 juta standar kaki kubik gas per hari, serta 35.000 barel minyak kondensat.
Dari sisi bisnis, kemajuan proyek juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Inpex dan PT Pertamina (Persero) pada akhir Maret 2026.
Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Ancaman Kenaikan Harga Energi Bayangi Ekonomi Indonesia
Pemerintah menetapkan skema alokasi produksi yang seimbang, yakni 60 persen untuk ekspor guna menjaga keekonomian proyek, sementara 40 persen dialokasikan untuk kebutuhan dalam negeri.
Selain itu, proyek ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi besar bagi masyarakat Maluku, mulai dari pembukaan lapangan kerja, pemberian hak kelola 10 persen kepada BUMD, hingga transfer teknologi.
Pemerintah berharap, melalui sinergi lintas kementerian dan dukungan pemerintah daerah, Blok Masela dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional. (San)

























