Double Stick (Nunchaku): Alat Latihan Bela Diri yang Memukau, Wajib Digunakan dengan Pengawasan

Blitar, serayunusantara.com — Double stick, atau yang lebih populer dikenal sebagai nunchaku, adalah alat latihan dan senjata tradisional yang berasal dari Okinawa, Jepang.

Terdiri dari dua batang pendek yang dihubungkan dengan rantai atau tali, double stick dikenal luas karena gerakan memutar yang memukau dan membutuhkan kecepatan, koordinasi, serta disiplin tinggi.

Di Blitar, double stick banyak digunakan oleh komunitas bela diri dan penggemar seni peran sebagai alat untuk melatih kelincahan pergelangan tangan dan fokus.

Popularitas alat ini tak lepas dari film-film aksi yang menampilkan gerakan akrobatik yang mengesankan.

Baca Juga: Kartu Uno, Permainan Sederhana yang Tetap Jadi Primadona dan Perekat Kebersamaan Remaja

Namun, double stick bukanlah mainan. Instruktur seni bela diri lokal, Mas Fajar (35), mengingatkan pentingnya penggunaan yang benar.

“Ini adalah alat yang efektif, tetapi sangat berbahaya jika digunakan tanpa latihan yang memadai dan tanpa pengawasan. Risiko terbesar adalah cedera pada diri sendiri, terutama di kepala dan lutut,” tegas Mas Fajar.

Meskipun terlihat sederhana, penguasaan double stick memerlukan waktu dan ketekunan.

Alat ini mengajarkan kedisiplinan dan kesabaran, sekaligus menjadi warisan budaya bela diri yang terus dipraktikkan oleh para pegiat di Blitar. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *