Blitar, serayunusantara.com — Power bank yang dahulu menjadi aksesori wajib bagi setiap pengguna smartphone, kini perlahan mulai ditinggalkan oleh sebagian masyarakat.
Pergeseran tren ini dipicu oleh pesatnya kemajuan teknologi baterai pada perangkat seluler modern yang kini rata-rata memiliki kapasitas di atas 5.000 mAh.
Selain kapasitas baterai yang makin besar, fitur fast charging atau pengisian daya cepat juga menjadi faktor kunci.
Pengguna kini hanya membutuhkan waktu singkat untuk mengisi daya di rumah atau kantor, sehingga kebutuhan membawa beban tambahan berupa power bank yang berat mulai berkurang.
Baca Juga: Lebih dari Sekadar Ponsel Mewah, Tiga Fitur iPhone Ini Wajib Dikuasai untuk Produktivitas Maksimal
Seorang pengamat teknologi gadget, Kevin Pratama (32), menjelaskan bahwa mobilitas masyarakat kini didukung oleh infrastruktur pengisian daya.
Ia mengatakan, sekarang di kafe, transportasi umum, hingga tempat publik sudah banyak tersedia lubang pengisian daya atau USB port.
“Ditambah lagi baterai HP sekarang awet seharian. Orang lebih memilih efisiensi daripada harus menenteng power bank yang cukup menyita ruang di tas,” jelas Kevin. (Fis/Serayu)







