Kediri, serayunusantara.com — Hasil minor yang diraih Persik Kediri dalam laga lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia menjadi perhatian serius jajaran kepelatihan.
Pasca-kekalahan telak yang dialami tim berjuluk Macan Putih tersebut, sang pelatih kepala akhirnya buka suara terkait faktor utama yang menyebabkan timnya gagal meraih poin.
Menurutnya, kegagalan mengantisipasi serangan balik dan kurangnya konsentrasi di lini belakang menjadi pemicu rapuhnya pertahanan tim, Minggu (25/01/2026).
Pelatih menjelaskan bahwa secara permainan, anak asuhnya sebenarnya mampu mengimbangi penguasaan bola lawan.
Namun, kesalahan-kesalahan individu di area krusial serta penyelesaian akhir yang tidak maksimal membuat Persik justru harus tertekan.
Baca Juga: Bursa Transfer Memanas: Tampil 13 Kali, Williams Lugo Resmi Dilepas Persik Kediri di Paruh Musim
Kekalahan ini menjadi alarm keras bagi skuad Kediri untuk segera berbenah, mengingat persaingan di papan klasemen semakin ketat menjelang berakhirnya musim.
Yanto (39), salah seorang suporter setia Persik yang selalu menyaksikan laga kandang maupun tandang, memberikan komentarnya terkait performa tim.
“Kekalahan kemarin memang menyakitkan karena skornya cukup mencolok. Tapi kita sebagai fans harus tetap mendukung,” ujarnya memberikan semangat.
Manajemen dan tim pelatih kini fokus melakukan pemulihan fisik serta mental para pemain. Sesi latihan berikutnya dipastikan akan menitikberatkan pada perbaikan organisasi pertahanan dan efektivitas serangan.
Pelatih berjanji akan melakukan perubahan strategi guna memastikan kesalahan serupa tidak terulang di pertandingan krusial mendatang.
Dukungan penuh dari Persik Mania diharapkan tetap mengalir untuk membangkitkan mental bertanding para pemain agar Macan Putih kembali ke jalur kemenangan dan menjaga martabat sepak bola Kediri. (Fis/Serayu)













