Blitar, serayunusantara.com – Masyarakat menilai hadirnya jalanan Jalur Lintas Selatan (JLS) sebagai angin segar bagi para wisatawan maupun warga lokal.
Menurut Arif, salah satu warga pesisir, jalur ini membuat kunjungan ke pantai terasa jauh lebih mudah. Ia menyebut bahwa perjalanan yang dulu melelahkan kini berubah lebih singkat dan menyenangkan.
Tak hanya soal waktu tempuh, Arif juga melihat JLS membawa kemudahan untuk berpindah dari satu pantai ke pantai lainnya. Dengan jarak yang semakin dekat, orang-orang bisa menikmati banyak destinasi dalam satu kali perjalanan. Hal ini membuat pengalaman wisata lebih variatif tanpa perlu kejar-kejaran dengan waktu.
Di sisi lain, para pedagang kecil di sekitar pesisir turut merasakan dampaknya. Nur, seorang penjual minuman kelapa muda, mengatakan peningkatan pengunjung terasa jelas sejak JLS semakin ramai dilewati. Akses yang mudah, menurutnya, menjadikan pantai bukan lagi tujuan “jauh” melainkan tempat singgah favorit yang sering dikunjungi.
Baca Juga: Relokasi Pedagang Pasar Kesamben Blitar Dimulai 8 Desember, Ini Respons Para Pedagang
Bagi masyarakat setempat, jalur ini bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi penghubung rasa antara wilayah-wilayah pesisir.
Jalan yang mulus memperpendek jarak fisik sekaligus memperdekat hubungan antardestinasi, termasuk interaksi antarwarga. Mereka merasakan bahwa JLS membawa hidup baru pada kawasan yang dulu dianggap terpencil. (Ke/ha)












