Sumenep, serayunusantara.com — Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merealisasikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang. Program ini ditujukan untuk memperkuat perekonomian masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan para nelayan.
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, menyampaikan bahwa KNMP dirancang sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nelayan melalui peningkatan produktivitas. Dalam kunjungannya ke Desa Dapenda pada Selasa (03/03/2026), ia menegaskan bahwa program tersebut memberi dampak nyata bagi nelayan di Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, KNMP di Desa Dapenda dikembangkan dengan mengandalkan potensi komoditas ikan setempat sebagai produk unggulan. Program ini tidak hanya berfokus pada aktivitas penangkapan, tetapi juga membuka akses terhadap pengolahan dan pemasaran hasil tangkapan agar memiliki nilai tambah.
Beragam fasilitas dibangun dalam kawasan KNMP, seperti pabrik es portable, kios pemasaran ikan, bengkel nelayan, serta sarana pendukung lainnya. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjaga mutu hasil tangkapan sehingga harga jual tetap stabil dan daya saing produk perikanan lokal meningkat.
Baca Juga: Angin Kencang Rusak Sejumlah Rumah Warga Desa Karduluk Sumenep
Trenggono juga menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, guna mengkaji peluang penambahan titik KNMP di wilayah lain. Mengingat karakter kepulauan Kabupaten Sumenep yang memiliki potensi besar di sektor perikanan tangkap maupun budidaya, dukungan infrastruktur dinilai sangat penting.
KNMP Desa Dapenda sendiri dihuni sekitar 1.893 kepala keluarga, mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Tercatat terdapat 31 perahu tradisional milik warga yang digunakan untuk melaut.
Salah satu nelayan setempat, Suryanto, mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut. Kehadiran pabrik es, misalnya, membuat nelayan lebih efisien karena jarak pengambilan es kini lebih dekat dan mendukung aktivitas melaut mereka.






















