Blitar, serayunusantara.com — Kucing menjadi salah satu hewan peliharaan yang banyak digemari masyarakat. Namun, di balik tingkahnya yang lucu dan menggemaskan, kucing juga rentan terserang berbagai penyakit.
Penyakit kucing yang umum terjadi perlu dikenali sejak dini agar pemilik dapat memberikan penanganan yang tepat dan mencegah kondisi yang lebih serius.
Salah satu penyakit yang sering dialami kucing adalah flu kucing (feline upper respiratory infection).
Penyakit ini ditandai dengan gejala seperti bersin, mata berair, hidung berlendir, dan nafsu makan menurun. Flu kucing umumnya disebabkan oleh virus dan mudah menular, terutama pada kucing yang hidup berkelompok.
Selain itu, penyakit kulit seperti jamur dan kutu juga kerap menyerang kucing. Gejalanya meliputi bulu rontok, kulit kemerahan, dan kucing sering menggaruk tubuhnya.
Baca Juga: Saat Memelihara Kucing Jadi Kebiasaan yang Menarik untuk Dijalani
Penyakit ini biasanya muncul akibat kebersihan lingkungan yang kurang terjaga atau kontak langsung dengan kucing lain yang terinfeksi.
Menurut salah satu pecinta kucing di Blitar, Diana (21), menjaga kebersihan dan rutin memeriksakan kucing ke dokter hewan sangat penting.
“Kalau kucing kelihatan lesu atau bulunya mulai rontok, sebaiknya langsung diperiksa. Jangan ditunda,” ujarnya.
Penyakit pencernaan seperti diare dan muntah juga termasuk masalah yang sering dialami kucing, terutama akibat makanan yang tidak cocok atau terkontaminasi.
Untuk itu, pemilik disarankan memberikan makanan yang berkualitas serta memastikan asupan air bersih selalu tersedia.
Dengan pengetahuan dasar tentang penyakit kucing yang umum, pemilik diharapkan lebih waspada dan peduli terhadap kesehatan hewan peliharaannya.
Perawatan yang baik, kebersihan lingkungan, serta pemeriksaan rutin menjadi kunci utama agar kucing tetap sehat dan aktif. (Fis/Serayu)












