Blitar, serayunusantara.com — Prestasi gemilang kembali ditorehkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Karya Mandiri Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar pada gelaran Festival Bangun Desa Bangun Indonesia, di Boyolali, Kamis (15/1/2026) lalu.
Sebagai salah satu desa yang mendapatkan pendampingan langsung dari PT. Astra International Tbk, Desa Ngoran mampu kembangkan Kendang Djembe menjadi produk unggulan yang tembus pasar ekspor.
Bumdes Karya Mandiri Desa Ngoran resmi menyabet juara Favorit dalam kategori Lomba Desa Ekspor pada Festival Bangun Desa, Bangun Indonesia dari Kementerian Desa PDT.
“Desa kami (Ngoran) mendapatkan rekomendasi dari DPMD Provinsi Jawa Timur untuk mewakili Jawa Timur mengikuti lomba skala nasional ini,” terang Direktur Bumdes Karya Mandiri, Dwi Pujiasih, Senin (19/1/2026).
Berkat konsistensi dan ketekunan dalam mengembangkan potensi Kendang Djembe, tim lomba dari Bumdes Karya Mandiri yang diketuai oleh Dwi Pujiasih bersama empat anggotanya yakni, Amanda, Nikmah, Rudianto dan Leni berhasil menyiapkan data lengkap sehingga kembali mengharumkan nama Kabupaten Blitar.
Baca Juga: Kendang Jimbe Blitar Jadi Identitas Budaya dan Kreasi Musik Anak Muda
“Keberhasilan ini menjadi bukti ketekunan serta konsistensi Bumdes dalam mengembangkan dan mengenalkan potensi Kendang Djembe terutama dalam pasar Internasional,” imbuh Dwi Pujiasih.
Festival yang digelar bersamaan dengan peringatan Hari Desa tersebut membuktikan Desa Ngoran mampu melahirkan produk dengan kualitas yang telah diakui pasar global.
Momen penghargaan atas raihan Juara Favorit tersebut dihadiri oleh Direktur, Penasehat (Imam Saiful) dan Pengawas Bumdes (Ach. Susanto) serta dukungan dan serta peran tokoh masyarakat.
Hal ini disambut baik dengan komitmen untuk terus maju serta meningkatkan kualitas produk unggulan Kendang Djembe di Desa Ngoran.
“Kami akan terus mengembangkan serta meningkatkan berbagai aspek agar potensi yang ada ini bisa menjadi contoh dalam mengembangkan potensi ekspor di desa lain,” tambahnya.
Dwi menjelaskan, perolehan gelar ini sekaligus menjadi pemicu semangat untuk meningkatkan kualitas produk Kendang Djembe serta akses pasar ekspor ke berbagai negara, karena dengan menjadi juara Favorite Desa Ngoran akan masuk Program Desa Ekspor dari Kementerian Desa PDT.
Dia berharap, melalui aktivitas ekspor, akan terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ngoran melalui berbagai kerja sama dengan pihak lain.
“Salah satu rahasia keberhasilan ini, yaitu adanya peran penting dalam memastikan standar mutu melalui pemantauan dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi,” tutupnya. (Fis/Serayu)







