Kediri, serayunusantara.com — Sebagai bentuk kesiapan mental dan spiritual, Satlantas Polres Kediri Kota menggelar acara doa bersama sebelum memulai pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran personel kepolisian dengan tujuan memohon kelancaran, keamanan, serta keselamatan, baik bagi petugas yang bertugas di lapangan maupun bagi seluruh masyarakat pengguna jalan selama masa operasi berlangsung, Minggu (01/02/2026).
Operasi Keselamatan 2026 sendiri dirancang untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kedisiplinan warga dalam berkendara.
Melalui pendekatan yang humanis, kepolisian berharap operasi kali ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada edukasi masif mengenai pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi kenyamanan bersama di wilayah hukum Kota Kediri.
Nanang (38), salah seorang warga yang kebetulan melintas di area kegiatan, memberikan tanggapan positifnya.
“Bagus kalau diawali dengan doa, semoga petugasnya tetap sabar dan ramah saat mengedukasi warga di jalan. Pesan dari saya untuk sesama pengendara, jangan hanya tertib saat ada operasi saja,” ujarnya dengan bijak.
Data statistik menunjukkan bahwa kegiatan edukatif dan preventif seperti ini terbukti mampu menurunkan potensi pelanggaran fatal di titik-titik rawan kemacetan Kota Kediri.
Selain doa bersama, jajaran Satlantas juga telah menyiapkan berbagai sarana sosialisasi mulai dari pembagian pamflet hingga edukasi melalui media sosial guna menjangkau pengendara dari berbagai kalangan usia.
Dengan dimulainya Operasi Keselamatan 2026 yang diawali dengan niat tulus dan doa, diharapkan kesadaran berlalu lintas masyarakat Kota Kediri semakin meningkat, sehingga tercipta ruang jalan yang aman, tertib, dan bebas dari insiden kecelakaan yang merugikan. (Fis/Serayu)













