Kediri, serayunusantara.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri kembali mengukir prestasi gemilang di awal tahun ini dengan meraih penghargaan bergengsi UHC Award 2026.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kota Kediri dalam mencapai cakupan kesehatan semesta, di mana angka kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah tersebut telah menyentuh angka fantastis, yakni 99,21 persen dari total populasi penduduk, Rabu (28/01/2026).
Capaian ini menempatkan Kota Kediri sebagai salah satu daerah dengan tingkat proteksi kesehatan tertinggi di Indonesia.
Dengan angka mendekati 100 persen tersebut, hampir seluruh warga Kota Kediri kini telah terlindungi oleh asuransi kesehatan, sehingga kendala biaya tidak lagi menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan perawatan medis yang layak di fasilitas kesehatan yang tersedia.
Maya (36), seorang ibu rumah tangga di Kota Kediri, menyambut gembira kabar tersebut.
“Sebagai warga, kami merasa sangat diperhatikan. Sekarang kalau ada anggota keluarga yang sakit, perasaan lebih tenang karena sudah terjamin JKN,” tuturnya.
Pemkot Kediri menegaskan bahwa penghargaan ini adalah hasil sinergi yang kuat antara pemerintah, penyedia layanan kesehatan, dan kesadaran masyarakat yang tinggi.
Fokus utama setelah ini adalah menjaga kualitas layanan agar tetap prima seiring dengan tingginya jumlah pengguna.
Pemkot berkomitmen untuk terus memantau distribusi layanan kesehatan agar tetap merata dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Pencapaian UHC Award 2026 ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi instansi terkait di Kota Kediri untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang humanis dan berbasis teknologi digital. (Fis/Serayu)













