Kediri, serayunusantara.com — Stadion Brawijaya Kediri menjadi saksi ketangguhan mental skuad Macan Putih. Sempat tertinggal lebih dulu dari tim tamu, Persik Kediri akhirnya sukses membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan dramatis atas Bali United dalam lanjutan laga Liga 1.
Meski tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut sempat unggul lewat gol cepat, determinasi tinggi anak asuh Persik berhasil meruntuhkan pertahanan kokoh yang digalang pemain lawan, Sabtu (31/02/2026).
Kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi Persik Kediri untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Strategi pergantian pemain dan perubahan pola menyerang di babak kedua terbukti ampuh membongkar lini belakang Bali United yang mulai kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir.
Berdasarkan data statistik terbaru, kemenangan ini memperpanjang tren positif Persik saat bermain di kandang, sekaligus memutus rekor tak terkalahkan Bali United dalam beberapa laga tandang terakhir mereka.
Baca Juga: Perkuat Lini Serang: Belum Puas dengan Rekrutan Baru, Persik Kediri Masih Berburu Striker Impor
Syahrul (27), seorang suporter militan Persik Mania yang hadir di tribun, tak mampu menyembunyikan kegembiraannya.
“Tadi sempat tegang karena tertinggal duluan, tapi mental pemain Persik benar-benar luar biasa malam ini. Harapan dari saya untuk para pemain, tetap rendah hati meski baru menang besar lawan tim elit,” ungkapnya dengan suara serak akibat bersorak.
Pihak manajemen Persik Kediri mengapresiasi kerja keras seluruh tim dan dukungan luar biasa dari suporter yang memenuhi stadion.
Di sisi lain, kekalahan ini memaksa Bali United untuk melakukan evaluasi besar-besaran, terutama dalam mempertahankan keunggulan di waktu krusial.
Dengan tambahan tiga poin ini, Persik Kediri semakin optimis dapat menembus jajaran papan atas klasemen, sementara Bali United harus rela pulang tanpa poin dan segera berbenah demi menjaga persaingan di jalur juara. (Fis/Serayu)












