Blitar, serayunusantara.com – Cabai selama ini dikenal sebagai bahan dapur yang memberikan sensasi pedas pada makanan, namun ternyata di balik rasanya yang menusuk, cabai menyimpan berbagai manfaat kesehatan bagi tubuh.
Konsumsi cabai dalam porsi wajar terbukti memberikan efek positif, terutama dalam meningkatkan metabolisme serta mendukung daya tahan tubuh.
Cabai mengandung capsaicin, senyawa aktif yang memiliki kemampuan mempercepat proses pembakaran kalori dalam tubuh.
Hal ini membuat cabai sering disebut sebagai bahan makanan yang dapat membantu menjaga berat badan.
Selain itu, capsaicin juga membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah.
Baca juga: Tips Berbelanja di Pasar Tradisional Blitar, Biar Hemat dan Tidak Tertipu Harga
Tak hanya itu, cabai kaya akan vitamin C dan antioksidan yang mampu membantu tubuh melawan infeksi dan menjaga sistem imun tetap kuat, terutama saat cuaca tidak menentu.
Cabai merah misalnya, memiliki kandungan vitamin C lebih tinggi dari lemon dalam bobot yang sama, membuatnya menjadi salah satu sumber nutrisi yang baik bagi kesehatan.
Seorang penikmat masakan pedas asal Blitar, Rama (27), mengatakan bahwa ia merasakan manfaat langsung dari kebiasaannya mengonsumsi cabai.
“Saya biasa makan pedas hampir setiap hari, dan badan terasa lebih fit. Rasanya juga lebih lahap kalau ada sambal,” ujarnya.
Meski demikian, para ahli tetap menyarankan konsumsi cabai secara bijak.
Asupan berlebihan dapat memicu gangguan lambung atau iritasi pencernaan, terutama bagi mereka yang memiliki sensitivitas terhadap makanan pedas.
Dengan konsumsi yang tepat dan seimbang, cabai bukan hanya penambah rasa, tetapi juga sumber manfaat kesehatan yang nyata. (Fis/Serayu)












