Oleh Imam Taufiq, Sekretaris PC PMII Blitar 2024-2025
Setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda — sebuah momentum bersejarah yang menegaskan tekad para pemuda tahun 1928 untuk bersatu dalam satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia.
Sumpah Pemuda bukan sekadar kenangan masa lalu, melainkan sumber inspirasi yang terus hidup di dada setiap generasi muda bangsa.Pemuda adalah nyawa pergerakan, penentu arah masa depan negeri. Di tangan merekalah, cita-cita kemerdekaan dan kemajuan bangsa diteruskan.
Di tengah tantangan zaman modern, arus globalisasi, perkembangan teknologi, hingga krisis moral, semangat persatuan dan perjuangan pemuda 1928 perlu dihidupkan kembali.
Menjadi pemuda hari ini bukan hanya tentang usia muda, tetapi tentang semangat untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi.
Pemuda masa kini dituntut tidak hanya bangga menjadi bangsa Indonesia, tetapi juga mampu menunjukkan jati diri bangsa di kancah dunia.
Melalui pendidikan, kreativitas, dan semangat gotong royong, pemuda Indonesia harus menjadi garda terdepan dalam membangun Indonesia Emas 2045.
Mari kita jadikan Hari Sumpah Pemuda sebagai pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil kaum muda.
Dengan tekad, kerja keras, dan semangat persatuan, pemuda Indonesia mampu membuktikan bahwa masa depan bangsa ada di tangan mereka, kuat, berdaya, dan siap membawa Indonesia menuju kejayaan.









