Panduan Lengkap: 5 Tips Menanam dan Merawat Bibit Pohon Agar Tumbuh Subur dan Lestari

Blitar, serayunusantara.com — Setelah suksesnya program pembagian ratusan bibit pohon gratis oleh Perhutani Blitar, kini tibalah saatnya bagi masyarakat untuk memastikan bibit-bibit tersebut tumbuh subur dan memberikan manfaat maksimal bagi lingkungan.

Menanam pohon memang terlihat mudah, namun diperlukan teknik dan perawatan yang tepat agar pohon dapat bertahan hidup dan berkembang. Berikut adalah 5 tips praktis dari ahli kehutanan yang dapat diikuti oleh warga, Senin (05/01/2026).

Pemilihan Lokasi yang Tepat: Pastikan bibit ditanam di lokasi yang mendapatkan cukup sinar matahari, memiliki drainase air yang baik, dan tidak terlalu dekat dengan bangunan atau jaringan listrik.

Pertimbangkan juga ukuran pohon saat dewasa agar tidak mengganggu infrastruktur.

Persiapan Lubang Tanam yang Ideal: Gali lubang tanam dengan ukuran minimal dua kali lipat dari ukuran polibag atau akar bibit.

Baca Juga: Aksi Nyata Pelestarian Alam: Perhutani Blitar Bagikan Ratusan Bibit Pohon Gratis di Awal Tahun 2026

Campurkan tanah galian dengan pupuk kandang atau kompos secukupnya untuk memperkaya nutrisi tanah sebelum bibit ditanam.

Teknik Penanaman yang Benar: Lepaskan bibit dari polibag secara perlahan agar akar tidak rusak.

Masukkan bibit ke dalam lubang tanam dengan posisi tegak lurus, pastikan leher akar (batas antara batang dan akar) berada sejajar dengan permukaan tanah.

Padatkan tanah di sekitar pangkal bibit secara perlahan untuk menghilangkan kantung udara.

Penyiraman Rutin dan Cukup: Pada masa awal penanaman (1-3 bulan pertama), bibit memerlukan penyiraman secara rutin, setidaknya sekali sehari, terutama jika tidak ada hujan.

Pastikan tanah di sekitar bibit selalu lembap, namun jangan sampai tergenang air yang bisa menyebabkan akar busuk.

Perawatan Pasca-Tanam (Pemupukan dan Perlindungan): Setelah beberapa minggu, bibit dapat diberikan pupuk NPK secukupnya sesuai dosis anjuran untuk merangsang pertumbuhan.

Lindungi bibit dari hama dan penyakit, serta beri penyangga berupa ajir jika batang bibit masih terlalu lemah untuk menopang diri. Lakukan juga penyiangan gulma secara berkala agar tidak bersaing nutrisi dengan bibit pohon.

Bapak Suroso (55), seorang pegiat lingkungan dari Komunitas Hijau Blitar, menekankan pentingnya kesabaran dalam merawat pohon.

“Menanam itu mudah, tapi merawatnya yang butuh komitmen. Pohon adalah investasi masa depan. Dengan perawatan yang benar, bibit kecil hari ini akan tumbuh menjadi peneduh dan penyokong kehidupan bagi anak cucu kita,” ujarnya.

Dengan mengikuti tips ini, diharapkan setiap bibit yang dibagikan dapat tumbuh menjadi pohon yang kuat dan bermanfaat. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *