Sidoarjo, serayunusantara.com – Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mempercepat pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah. Penegasan itu disampaikan dalam rapat koordinasi bersama pimpinan DPRD, Forkopimda, camat, dan kepala desa di OPS Room Setda Sidoarjo, Rabu (28/1/2026).
Menurut Subandi, percepatan KDKMP merupakan bentuk dukungan daerah terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas unsur, mulai dari DPRD hingga pemerintah desa, agar target program dapat tercapai.
Subandi meminta para camat aktif mendampingi desa dan kelurahan, terutama dalam memetakan kendala di lapangan. Perhatian khusus diberikan pada desa yang belum memiliki atau memiliki keterbatasan anggaran Bantuan Keuangan (BK).
Ia juga menekankan agar data perkembangan KDKMP yang masuk ke portal terus diperbarui minimal tiga hari sekali. Camat diminta menyampaikan kendala secara detail agar solusi bisa segera ditentukan.
Hasil pemetaan sementara menunjukkan sekitar 47 lokasi KDKMP di Sidoarjo masih terkendala pengurukan. Sebanyak 27 lokasi belum memiliki dukungan memadai, sementara 20 lokasi lainnya masih memerlukan kajian lanjutan terkait kondisi lahan.
Baca Juga: Tujuh Juara MTQ Jatim Asal Sidoarjo Raih Hadiah Umroh dari Pemkab
Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Sidoarjo menyiapkan alternatif pemanfaatan lahan yang bisa digali. Pemerintah daerah juga menyiapkan alat berat serta armada truk untuk mendukung proses pengurukan.
Selain itu, hasil galian diharapkan dapat dimanfaatkan desa untuk kegiatan produktif, seperti kolam budidaya lele atau kebutuhan lainnya, sehingga memberi nilai tambah bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Subandi menyoroti persoalan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang masih menjadi tantangan. Kabupaten Sidoarjo saat ini masih kekurangan sekitar 4.000 LP2B, yang berdampak pada terhambatnya penyusunan RDTR dan masuknya investasi.
Ia berharap penyelesaian LP2B dan RDTR dapat memberikan kepastian hukum bagi investor serta memperjelas peruntukan wilayah di desa dan kelurahan. Dengan demikian, pembangunan dan investasi di Sidoarjo dapat berjalan lebih optimal.
Menutup arahannya, Subandi mengajak seluruh camat dan kepala desa untuk bekerja bersama menyukseskan program pemerintah pusat. Ia optimistis, dengan kekompakan semua pihak, kesejahteraan masyarakat Sidoarjo dapat benar-benar terwujud. (Ke/ha)







