Kediri, serayunusantara.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mengeluarkan seruan penting bagi seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mempererat kerja sama demi kemajuan daerah.
Pihak Pemkab menekankan bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya bisa dicapai jika semua pihak bersedia bekerja bahu-membahu dengan menanggalkan sekat-sekat perbedaan golongan, politik, maupun kelompok tertentu, Salasa (03/02/2026).
Ajakan untuk bekerja secara inklusif ini bertujuan agar setiap kebijakan dan program kerja pemerintah dapat terserap secara merata ke seluruh pelosok desa.
Pemkab Kediri berharap semangat kolaborasi ini menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan infrastruktur hingga penguatan ekonomi kerakyatan, sehingga kesejahteraan masyarakat tidak terhambat oleh kepentingan kelompok kecil.
Zainal (52), seorang tokoh masyarakat di Kediri, sangat mendukung semangat kebersamaan ini.
Baca Juga: Pemkab Kediri Buka Seleksi Pemagangan ke Jepang untuk Kurangi Pengangguran
“Sudah saatnya kita fokus pada kemajuan bersama, bukan lagi siapa dari kelompok mana. Jika kita kompak mendukung program yang baik, yang untung juga seluruh warga Kediri, bukan hanya satu pihak saja,” ujarnya.
Bupati Kediri dalam berbagai kesempatan juga sering menegaskan bahwa profesionalisme dalam pelayanan publik harus diutamakan di atas segalanya.
Pemkab berkomitmen untuk bersikap terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, selama hal tersebut bertujuan untuk kepentingan umum dan mendukung tercapainya visi Kabupaten Kediri yang lebih mandiri dan sejahtera.
Dengan semangat bekerja tanpa melihat golongan ini, Kabupaten Kediri berupaya menciptakan ekosistem pemerintahan yang lebih transparan dan inklusif, di mana setiap warga memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. (Fis/Serayu)













