Blitar, serayunusantara.com — Semangat menyambut bulan suci Ramadan mulai terasa di Kota Blitar. Ratusan warga terpantau memadati kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk mendaftarkan diri sebagai pedagang di Pasar Takjil Ramadan 2026.
Antrean membludak ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mengais rezeki sekaligus menyemarakkan tradisi kuliner tahunan yang selalu dinanti, Selasa (10/02/2026).
Pihak Disperindag Kota Blitar memfasilitasi pendaftaran ini guna menata lokasi jualan agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pengunjung maupun pedagang.
Pasar Takjil tahun ini rencananya akan dipusatkan di titik-titik strategis kota dengan pengaturan stan yang lebih rapi untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas.
Pendaftaran ini juga berfungsi sebagai pendataan agar jenis takjil yang dijual lebih beragam dan terjaga kualitas kesehatannya.
Sumiati (46), salah seorang warga yang ikut mengantre sejak pagi, mengaku sangat antusias dengan dibukanya pendaftaran ini.
Baca Juga: Sektor Pertanian Jadi Ujung Tombak, Pemkab Blitar Mulai Susun Rencana Pembangunan 2027
“Pasar takjil ini momen yang sangat ditunggu untuk menambah penghasilan keluarga. Tips dari saya untuk sesama pendaftar, siapkan berkas dari rumah agar prosesnya cepat dan tidak menghambat antrean,” ujarnya dengan semangat.
Disperindag mengimbau para pendaftar untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dan tetap menjaga ketertiban selama proses seleksi lapak.
Selain sebagai ajang ekonomi kreatif, Pasar Takjil Ramadan diharapkan menjadi ikon wisata religi dan kuliner yang mampu menggerakkan roda ekonomi lokal masyarakat Kota Blitar selama satu bulan penuh.
Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah dan warga, Pasar Takjil Ramadan 2026 diprediksi akan lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya.
Kesiapan para pedagang dan penataan lokasi yang matang diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadan yang hangat dan berkesan bagi seluruh warga Bumi Bung Karno. (Fis/Serayu)







